Kamis, 7 Mei 2026

2013 Intervensi Politik ke Perusahaan BUMN Semakin Banyak

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menilai, pada tahun depan intervensi di tubuh perusahaan BUMN semakin banyak.

Tayang:
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak Menteri BUMN Dahlan Iskan melaporkan beberapa oknum anggota DPR yang meminta jatah ke perusahaan BUMN, terkuak beberapa fakta. Salah satu fakta yang baru terbuka adanya celah untuk intervensi di perusahaan BUMN

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menilai, pada tahun depan intervensi di tubuh perusahaan BUMN semakin banyak.

"Saya pikir saatnya 2013 betul-betul konsentrasi untuk konsolidasi ke dalam karena tahun 2013 merupakan tahun politik, semua kepentingan politik bisa masuk,"ujar Said Didu, di seminar BUMN dan Kampanye Antikorupsi, Selasa (11/12/2012).

Menurut Said Didu kepenting politik dari yang berkuasa ingin segera memanfaatkan kesempatan terakhir sebelum tahun 2014. Said Didu juga menilai kepentingan politik yang belum berkuasa pasti berupaya menempatkan supaya mendapatkan manfaat BUMN untuk perjuangan 2014. "Jadi saya pikir titik beratnya BUMN betul-betul harus rekonsiliasi kedalam,"ungkap Said Didu. (*)

BACA JUGA:


Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved