150 Petani Mataraman Menginap di Gereja
Menurut dokter, waktu terbaik adalah pagi hari pukul 04.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pukul 02.00 WIB
Laporan dari david Yohanes wartawan surya
TRIBUNNEWS.COM,TULUNGAGUNG - Sekitar 150 orang yang mengatasnamakan Front Perjuangan Petani Mataraman menginap di Gereja GKIN, Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Jumat (11/1/2013) malam. Mereka adalah para petani yang melakukan aksi jalan kaki dari Blitar menuju istana negara.
Menurut koordinator umum para petani, Mohammad Triyanto, perjalanan jauh ke istana negara bertujuan untuk menagih janji kampanye presiden SBY tahun 2007 lalu. Di mana saat itu SBY menegaskan, akan membagikan 9,27 juta hektar tanah untuk petani.
"Peserta aksi long march ini rata-rata petani miskin dan petani di lahan konflik. Kami mau datangi SBY dan meminta menepati janjinya," ujarnya.
Para petani ini telah memulai aksinya Jumat (11/1/2013), dari makam Bung Karno. Saat mereka melintas di Kecamatan Ngunut, mereka kelelahan dan diijinkan menginap di Gereja GKIN Ngunut. Para petani akan melanjutkan aksinya pada dini hari.
"Menurut dokter, waktu terbaik adalah pagi hari pukul 04.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Kemudian dilanjutkan pukul 02.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB," terang Triyanto.
Rencananya pada petani akan sampai di Jakarta 15 hari mendatang. Mereka akan menggelar aksi gabungan di depan istana negara dengan forum petani dari Pantura, Jawa Tengah, Petani Pasundan, Petani Riau dan Jambi.
- Pejabat Lapas Purwakarta Sewakan Ponsel ke Narapidana
- Puluhan Rumah di Bandung Barat Dirusak Angin Kencang
- Itik di Kabupaten Tasikmalyasa Diberikan Vaksin untuk Ayam
- Gudang PT Pindad Terbakar