Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Tabrakan Antar Kereta Pernah Terjadi pada 2024, Gangguan Sinyal Juga Jadi Penyebab, Masinis Tewas
Kecelakaan kereta tabrak kereta lainnya perntah terjadi dua tahun lalu. Saat itu, KA Turangga adu banteng dengan KA Commuter Bandung Raya
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan kereta tabrak kereta lainnya perntah terjadi dua tahun lalu, tepatnya pada Januari 2024
- Saat itu, KA Turangga adu banteng dengan KA Commuter Bandung Raya
- 4 orang termasuk masinis hingga pramugara tewas dalam kejadian ini
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan kereta api yang menabrak rangkaian kereta api lainnya kembali terulang.
Terbaru ini, KA Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur hingga menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, Senin (27/4/2026) malam.
Kejadian serupa juga pernah terjadi dua tahun lalu, tepatnya pada 5 Januari 2024.
SAat itu, KA Turangga tabrakan dengan KA Commuter Bandung Raya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Empat orang meninggal dunia dalam kejadian ini, yakni masinis, asisten masinis, pramugara, dan Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api).
Bukan hanya menabrak dari belakang, kecelakaan pagi itu merupakan kecelakaan adu banteng karena adanya gangguan persinyalan.
Salah satu korban luka, Diki Ramdani (33) menceritakan apa yang ia alami.
Ia mengaku tak begitu ingat detail kecelakaan yang membuatnya syok ini.
"Pas kejadian saya nge-blank, tidak ingat apa-apa,"
"Saya cuma denger suara keras, tapi pas saya sadar sudah tidak ingat apa-apa," ujarnya saat ditemui RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).
Diki menjelaskan, saat itu ia sedang naik KA Commuter Line Bandung Raya dari Padalarang ke Cicalengka.
Baca juga: Respons DJKA Soal Hasil Investigasi KNKT KA Turangga Vs KA Lokal Bandung Raya
"Saya ada di belakang lokomotifnya (gerbong penumpang pertama)," kata Diki, dikutip dari TribunJabar.id.
Pria yang alami luka pada paha kanan dan betis kiri ini mengatakan, ia baru sadar setelah kereta yang ia naiki sudah berantakan.
"Yang saya lihat penumpang dalam keadaan aman. Pas bangun saya nge-blank. Tapi saya masih ada di dalam TKP, selebihnya saya ga tahu."
"Tadi saya diantar naik motor sama satpam yang ada di sana," katanya.