Rabu, 15 April 2026

Bawa Miras, Enam ABG Perempuan Diamankan

ABG perempuan, ternyata juga sudah banyak yang menenggak miras ini

Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM , SURABAYA - Pesta minuman keras (miras) di kawasan kaki Jembatan Suramadu wilayah Surabaya, ternyata tidak hanya dilakukan para pria atau Anak Baru Gede (ABG) pria saja. ABG perempuan, ternyata juga sudah banyak yang menenggak miras ini.

Terbukti dari hasil tangkapan anggota Polsek Kenjeran yang menggelar razia di wilayah kaki Jembatan Suramadu pada Minggu (13/1/2013) dini hari, atau sekiar pukul 00.00 WIB. Dari hasil razia itu, enam orang ABG perempuan berhasil diamankan karena kedapatan membawa miras.

“Ada dua kelompok. Kelompok pertama, empat orang ABG perempuan dan kelompok kedua dua orang,” kata Kompol Syukur, Kapolsek Kenjeran, Minggu siang.

Lebih lanjut, Syukur menjelaskan, keenam ABG perempuan itu masing-masing mengendarai tiga motor. Kelompok pertama, empat orang ABG mengendarai dua motor, meluncur dari arah kaki Jembatan Suramadu kearah jalan Tambak Wedi. Ketika dihentikan, keempatnya kedapatan membawa miras jenis cukrik yang diletakkan dalam beberapa botol bekas air minum dalam kemasan.

Kelompok kedua, dirazia di area batu-batu dipinggir pantai. Dari keduanya, ditemukan enam kaleng bir jenis premium. Seluruhnya pun diamankan ke Mapolsek bersama tiga unit sepeda motor.

Keenam ABG perempuan itu, tidak disebutkan namanya, namun mereka berusia mulai 16 tahun hingga 18 tahun. Menurut Syukur, saat diperiksa, mereka mengaku hanya disuruh atau dititipi teman-teman lelakinya. “Tapi terus kami periksa dan razia terus didaerah itu, agar peredaran miras bisa diberantas,” lanjut Syukur.

Dalam razia yang digelar mulai Sabtu (12/1/2013), sekitar pukul 23.00 WIB itu, polisi juga melibatkan anggota Satpol PP. Selain menjaring pembawa miras dan mengamankan mirasnya, anggota gabungan ini juga melakukan penindakan kepada para pengendara motor yang tidak dilengkapi surat-surat serta kondisi motor yang tidak sesuai spesifikasi. Juga khusus anggota Satpol PP, memeriksa kartu identitas, dan bila ditemukan yang tidak bisa menunjukkan kartu identitas, mereka diamankan oleh anggota Satpol PP. Tapi semuanya dibawa ke Mapolsekta Kenjeran untuk menjalani pemeriksaan.

Baca   Juga  :

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved