Presiden PKS Terlibat Suap
Asisten Luthfi Hasan yang Ditangkap KPK Anak Tokoh Islam Sulsel
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut anggota DPR RI berinisial LHI, anggota DPR RI, terlibat dalam kasus dugaan suap
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut anggota DPR RI berinisial LHI, anggota DPR RI, terlibat dalam kasus dugaan suap impor daging. LHI mengarah pada Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfie Hasan Ishaaq.
Dari hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, Selasa (29/1/2013), malam, diamankan enam orang ke kantor KPK.
KPK menyebut sejumlah tersangka dalam kasus ini yakni AF (diduga Ahmad Fatonah), JE (diduga Juard Effendi, Direktur Utama Indoguna) dan AAE (salah satu direktur Indoguna).
JE dan AAE menyerahkan uang senilai Rp 1 miliar pada AF di kantor PT Indoguna di kawasan Pondok Bambu Jakarta Timur. Dari tempat tersebut, AF membawa uang tersebut ke Hotel Le Meridien sebelum kemudian diserahkan kepada LHI.
Informasi yang diperoleh Tribunnews.com, menyebut AF adalah anak dari seorang tokoh Islam terkemuka di Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Fadeli Luran.
Fadeli Luran adalah pendiri Pondok Pesantren Modern IMMIM yang sangat terkenal di Sulawesi.
Almarhum Fadeli meninggal Februari 1992 lalu akibat sakit yang dideritanya, namun di kalangan umat Islam di Sulsel namanya sangat dikenal sebagai pejuang Islam.