Rabu, 29 April 2026

Masyarakat dan Pasangan Calon Tidak Ada yang Merasa Dirugikan

meminta kepada personil Kepolisian dan TNI untuk bersinergi dan bekerja sama menjaga kekondusipan

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUNNEWS.COM SIMALUNGAN  - Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM meminta kepada personil Kepolisian dan TNI untuk bersinergi dan bekerja sama menjaga kekondusipan dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada 7 Maret mendatang.

"Kami dari Pemkab Simalungun menginginkan tidak ada satupun masyarakat yang dirugikan dan tidak ada satupun pasangan calon yang merasa teraniaya selama pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,"kata Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM pada kegiatan latihan pra ops mantap praja Toba 2013 bertempat di aula Mapolres Simalungun, Kamis (14/2/2013).

Pemkab menyadari bahwa kegiatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Simalungun merasa bahagia melihat kekompakan unsur TNI dan Polri yang siap mengamankan pelaksanaan pemilihan Gubernur dengan menurunkan masing-masing personilnya.

"Sekali lagi kami sangat mengharapkan kerja sama kepada TNI/POLRI untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk menjaga kekondusipan. Karena kalau kita bergandengan tangan, saya yakin bahwa pelaksanaan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur akan berlangsung dengan baik di Kabupaten Simalungun ini,"ujar Bupati Simalungun.

JR Saragih menyadari betul kondisi petugas dilapangan, untuk itu Bupati memberikan Rp100juta untuk menambah semangat aparat dilapangan untuk mendukung suasana kondusif dilapangan selama berlangsung dan selesainya tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.

Sementara itu, Kapolres Simalungun Andi Syariful SIk MSi ketika menyampaikan resume dalam pertemuan kegiatan latihan pra ops "mantap praja Toba 2013" berharap kepada seluruh personil Kepolisian untuk mempedomani harapan yang disampaikan oleh Bupati tentang sinergisitas antara POLRI dan TNI memberikan pencerahan kepada masyarakat supaya pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada tanggal 7 Mei 2013 nanti berlangsung kondusif.

Andi menyatakan bahwa dalam persiapan pengamanan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Kepolisian mengambil 2 pola pengamanan yakni pola pertama 1 polisi mengawal 2 TPS dibantu 2 orang petugas Linmas, dan pola kedua 1 polisi mengamankan 3 TPS dibantu 3 orang petugas linmas dengan jumalh TPS di Simalungun sebanyak 1494 TPS.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres mengundang Bupati Simalungun untuk hadir pada tanggal 17 Februari 2013 dalam rangka gelar pasukan operasi mantap praja Toba 2013 di Kantor KPU Jalan Asahan sekaligus mengadakan simulasi.

Pertemuan tersebut dihari oleh Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf Martin Susilo Martopo Turnip, Sekda Drs Gidion Purba MSi, mewakili Kajari Josron Malau SH, Ketua Panwas Drs Ulamatuah Saragih, KPU diwakili Divisi Humas, Hukum dan Antar Lembaga Ramalin Turnip SH serta para perwira dijajaran Polres Simalungun dan SKPD dijajaran Pemkab Simalungun. (akb/tribun-medan.com)

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved