Duduk Perkara Pelajar di Yogyakarta Dikeroyok hingga Tewas oleh 7 Pria Dewasa
Pelajar di Bantul tewas dikeroyok 7 pria, polisi ungkap motif balas dendam dan keterlibatan geng.
Ringkasan Berita:
- Ilham Dwi Saputra (16) tewas setelah dikeroyok tujuh pelaku, mayoritas pria dewasa, di Bantul.
- Polisi menetapkan tujuh tersangka, dengan JMA sebagai inisiator yang memicu aksi balas dendam.
- Penganiayaan terjadi di beberapa lokasi, dipicu konflik antar geng dan dilakukan secara brutal hingga korban meninggal dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Kabar duka datang dari dunia pendidikan setelah siswa SMA tewas karena tindak kekerasan.
Pelajar asal Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta tersebut tewas setelah dikeroyok sejumlah orang pada Selasa (14/4/2026) lalu.
Korban yang bernama Ilham Dwi Saputra (16) tersebut menjadi korban kekerasan terhadap anak di bawah umur usai dijemput oleh dua pelaku.
Setelah ditelusuri, Polres Bantul berhasil meringkus tujuh orang pelaku penganiayaan yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan, dari tujuh orang tersebut, satu orang menjadi inisiator atau aktor intelektual dalam kasus tewasnya korban yang berinisial JMA alias J (23).
Ia menuturkan, tersangka JMA sengaja menganiaya korban karena ingin balas dendam.
Kepada TribunJogja.com, tujuh tersangka ternyata pria dewasa, kecuali satu tersangka berinisial BLP yang masih berstatus pelajar SMA.
Tujuh tersangka tersebut yakni:
- BLP aluias Br (18);
- YP alias B (21);
- JMA alias J (23);
- RAR alias B (19);
Baca juga: Motif Pengeroyokan Siswa SMA di Bantul, 7 Tersangka Terancam Pasal Berlapis
- AS alias B (21);
- ASJ alias B (19);
- SGJ alias B (19);