Rabu, 10 Juni 2026

Penjualan Viar 2013 Ditargetkan 1.500 Unit

PT Triangle Motorindo selaku prinsipal sepeda motor Viar menargetkan penjualan Viar di Bumi Ruwa Jurai tahun ini mencapai 1.500 unit.

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM  BANDAR LAMPUNG,- PT Triangle Motorindo selaku prinsipal sepeda motor Viar menargetkan penjualan Viar di Bumi Ruwa Jurai tahun ini mencapai 1.500 unit. Target ini meningkat dibanding pencapaian 2012 sebesar 1.141 unit.

Dari total tersebut, Pringsewu menjadi penyumbang penjualan terbesar sebanyak 623 unit, disusul Bandar Lampung 448 unit dan kabupaten lainnya 70 unit. Namun, jika dibanding skala nasional, kontribusi penjualan motor Viar di Lampung terbilang kecil dengan presentase market share 4,5 persen dari total penjualan sebesar 52.540 unit. Dari total tersebut, tipe roda tiga menduduki urutan pertama dengan presentase 75 persen, bebek 31,9 persen, dan tipe lainnya menyumbang kontribusi penjualan sekitar 10,8 persen.

General Manajer PT Triangle Motorindo Akhmad Zafitra Dalie mengutarakan, agar target penjualan 2013 di Lampung tercapai bukan perkara mudah. Sebab, pihaknya mengandalkan kontribusi penjualan dari tipe kendaraan roda tiga (niaga).

"Jual motor niaga tidak seperti motor roda dua yang lebih mudah menyasar segmen. Motor kami khususnya tipe Karya belum semua orang tahu. Kalaupun tahu, identik hanya motor roda tiga dengan bak terbuka luas. Ada juga yang sudah tahu tapi enggan beli karena harganya dirasa terlalu mahal. Bahkan ada yang memilih menggunakan motor roda dua untuk menjalankan usaha bisnis ketimbang roda tiga," akunya kepada para wartawan dalam konferensi pers di Hotel Sheraton, Senin (18/2/2013).

Untuk itu, imbuh Dalie, perlu melakukan langkah strategis meningkatkan penjualan. Caranya, meningkatkan pemahaman dan memberikan edukasi kepada para pebisnis retail khususnya yang bergerak UMKM (usaha mikro kecil menengah) melalui gathering. Segmen yang disasar sangat penting karena mereka sangat membutuhkan alat transportasi yang ekonomis, efektif, dan efisien. Apalagi, Viar memiliki dua tipe motor Karya 150cc dan 200cc yang bisa menjadi pilihan menjadi kendaraan niaga.

Dalie menjelaskan, tipe Karya 150 mengadopsi mesin 150cc, dilengkapi pendingin radiator, dan kapasitas daya angkut bak mencapai 750 kilogram (kg). Motor ini disokong pengerak gardan, rem tangan mudah terjangkau, roda ban depan besar dan memudahkan rotasi, serta perneling mundur. Sedangkan Karya 200, spesifikasi yang membedakan pada kapasitas mesin-nya 200cc dan daya angkut mencapai 1,2 ton dengan dimensi lebih luas dibanding tipe 150.

"Untuk pengecatan bak tipe Karya, sudah menggunakan teknologi electro plating anti karat. Varian motor niaga ini dapat ditambah spesifikasi tambahan berupa MP3 player dan radio, extra power/hi-low gear, dan extra listrik. Bahkan, bak dapat dimodifikasi desain box warung, kios, dan distribusi," paparnya.

Cara lain yang akan dilakukan, kata Dalie, adalah meningkatkan diversifikasi produk agar lebih kreatif dan dinamis dengan menyediakan program unggulan dan pendukung lainnya. Tak ketinggalan meningkatkan pelayanan kualitas dan after sales service motor Viar agar tingkat kepuasan konsumen terus terjaga dan  terpercaya. (martin lumban tobing/tribunlampung)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved