Trans Studio Direkomendasikan Di Palaran
Samarinda, Balikpapan, Kukar, adalah tiga daerah di Kaltim menjadi nominasi untuk dipertimbangkan pembangunan Trans Studio.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede
TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA, - Samarinda, Balikpapan, Kukar, adalah tiga daerah di Kaltim menjadi nominasi untuk dipertimbangkan pembangunan Trans Studio. Bila memang akhirnya Samarinda, maka tempat yang direkomendasikan adalah Palaran. Demikian dikatakan Plt kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Samarinda Syahrudin usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW garapan Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) di gedung Graha Tepian, Selasa (19/2/2013).
Menurutnya, ada 2 tempat yang direkomendasikan yakni Palaran dan tanah Merah.
"Ada beberapa tempat. Tanah Merah dan Palaran, tapi karena Tanah Merah kawasan hutan lindung maka diarahkan ke Palaran. Itu juga supaya konsentrasi kemacetan bisa terpecah di tengah kota," katanya.
Untuk ditengah kota, menurutnya Walikota Samarinda sudah menegaskan tidak akan diberikan izin termasuk mal.
"Kalau dalam kota Pak walikota tidak akan memberikan izin, mal saja tidak boleh," katanya.
Tempat hiburan dalam skala besar seperti Trans Stuido di Samarinda menurutnya memang perlu dibangun. Karena berdasarkan pengalamannya, wahana permainan masih menjadi salah satu yang dicari warga Samarinda maupun warga di sekitar Samarinda.
"Peluang harus ditangkap. Semua orangtua yang membawa anaknya ke mal belum tentu untuk belanja, jarang itu. Itu peluang investasi, tempat hiburan harus ada di Samarinda. Samarinda sudah melirik trans studio ini. Dalam minggu - minggu ini kita akan menggunakan sistem jemput bola. Kita akan membicarakan peluang ini. Kita harus proaktif," katanya.
Terkait acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digarapa BPMD, Syahrudin yang juga Ketua Panitia mengatakan selain memperingati kelahiran nabi Muhammad juga sekaligus silaturahmi karena selain jajaran di lingkungan BPMD, mengundang juga dari SKPD-SKPD lainnya. Dengan kebersamaan ini, diharapkannya bisa ditularkan dalam melaksanakan tupoksi masing-masing pegawai di BPMD sehingga bisa mendukung visi misi Pemkot Samarinda.
"Melihat persiapan panitia untuk menyelenggarakan kegiatan hari ini, saya teringat 45 tahun silam waktu masih menjadi murid di Madrasah Tanah Grogot. Dengan kebersamaan, ada yang membawa ini, ada yang membawa itu, termasuk yang non muslim juga ikut berpartisiasi menyiapkan sehingga dengan semangat gotong royong, hari ini bisa terlaksana," katanya.
Baca Juga :