Tribunners / Citizen Journalism
MTV, 'I Liked' di Media
Media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan
TRIBUNNEWS.COM - Media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan dalam berpromosi. Beberapa macam media yang biasa digunakan dalam berpromosi yaitu media cetak, radio, media promosi luar ruang, promosi melalui kendaraan, promosi melalui pameran, promosi melalui layar lebar, televisi, media elektronik, dan direct mail.
Pada prakteknya tidak semua media harus digunakan dalam melakukan promosi. Karena hal ini erat sekali kaitannya dengan efektifitas dari promosi itu sendiri.
Perencanaan media promosi adalah proses dalam menentukan media promosi, jenis promosi, detail waktu promosi, jangkauan penyebaran media promosi, dan objektif promosi tersebut. Hasil laporannya disebut sebuah rencana media promosi.
Dalam menentukan efektifitas penggunaan media promosi, media departemen tidak memiliki sebuah patokan khusus. Media departemen adalah sebuah bagian departemen yang tugasnya menentukan masalah perencanaan media promosi.
Sebenarnya, sangat sulit untuk menentukan benar atau tidaknya suatu keputusan dari pemilihan media promosi yang digunakan. Akan tetapi, apabila sebuah keputusan dalam perencanaan media sudah diambil, dapat dipastikan bahwa keputusan itu dapat dijadikan sebuah tolak ukur apakah media tersebut lebih baik dari media yang lainnya dalam melakukan promosi. Akan tetapi, sering juga terjadi sebuah permasalahan, seperti, seseorang perencana media promosi dari bagian media departemen yang sudah memiliki patokan dan pemikiran tersendiri akan sebuah media yang terbaik menurut dirinya, sampai mengacuhkan data dan statistik yang ada, sehingga pemilihan media yang digunakan tidak sesuai dengan objektifitas dari promosi tersebut. Jadi bagian media departeman sangat penting sekali dalam menentukan perencanaan media promosi demi mencapai hasil promosi yang maksimal.
Dalam menghasilkan sebuah perencanaan media yang maksimal, kerja media departemen tentunya tidaklah sendirian. Hal ini merupakan hasil kerja tim. Sebuah perencanaan media yang baik akan terbentuk apabila didukung oleh bagian pemasaran yang bekerja untuk meneliti pasar terlebih dahulu, serta bagian kreatif yang bertugas menghasilkan ide-ide kreatif yang dapat menjadi acuan media departeman dalam menentukan sebuah perencanaan media.
MTV adalah singkatan dari Music Televison. MTV merupakan salah satu perusahaan hiburan terbesar di dunia yang bergerak di bidang perkembangan industri musik dengan anak muda sebagai target market utamanya. MTV Indonesia adalah sebuah cabang stasiun televisi musik MTV di Indonesia. Pertama kali ditayangkan sebagai bagian dari acara-acara di ANTV pada awal 1990-an, MTV Indonesia kemudian pindah siaran ke Global TV pada tahun 2003 dan mengudara 24 jam. Setelah Global TV memulai siaran penuh dengan acara-acara sendiri pada tahun akhir 2004, MTV Indonesia ditayangkan selama 12 jam di stasiun televisi tersebut.
MTV sebagai perusahaan yang sudah memiliki nama di antara anak muda, tidak hanya memberikan acara hiburan semata saja. MTV juga ikut peduli dengan permasalahan anak muda. Salah satu bukti kepedulian MTV terhadap anak muda adalah dengan menyelenggarakan acara konser musik MTV Staying Alive ini.
Adapun Konser musik MTV World AIDS Day Staying Alive atau konser musik MTV Staying Alive, adalah sebuah acara musik yang menghadirkan kelompok-kelompok musik Indonesia. Acara ini bertemakan tentang hari AIDS sedunia. Acara ini diprakarsai oleh MTV Asia dan didukung oleh yayasan-yayasan sosial HIV/AIDS di Indonesia, kondom Fiesta, UNDP, bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS, Majalah Hai dan Radio Prambors.
Acara ini diselenggarakan untuk yang kedua kalinya di Jakarta pada tanggal 10 Desember 2005 yang lalu di Taman Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta. Acara ini diadakan setiap tahun sebagai salah satu promosi MTV dalam kampanye sosialnya untuk memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS. Adapun target market dari acara ini ditujukan untuk umum.
Media cetak yang digunakan untuk mempromosikan acara ini adalah majalah Hai, Kawanku, Seventeen, Tabloid Gaul, Aneka, dan majalah Gadis. Sedangkan promosi melalui radionya menggunakan radio MTV Trax Jakarta, Prambors Jakarta, radio OZ Bandung dan Bandar Lampung, radio Gajah Mada Semarang, radio Istara Surabaya, radio Kiss Medan dan Bogor, dan radio Ardan Bandung.
Selain itu dilakukan pula promosi ke beberapa sekolah di Jakarta, seperti, Dwiwarna Boarding School, SMA AL Azhar, dan SMA Bakti Mulia 400. Promosi lain yang dilakukan MTV adalah melalui tiket masuk yang dapat diperoleh dengan membeli Majalah Hai dan dengan memenangkan kuis di acara MTV What’s Up.
Promosi acara MTV Staying Alive ini tidak berhenti hanya menjelang acara diselenggarakan saja. Melainkan saat hari berlangsungnya acara tersebut, MTV tetap melakukan promosi dengan gencar. Selama berlangsungnya acara, MTV menyiarkan reportase yang berupa potongan-potongan liputan dari acara tersebut selama satu hari penuh. Selain itu melalui radionya, Trax FM, MTV juga menyiarkan potongan-potongan liputan acara secara lisan selama sehari penuh.
Setelah selesai acara ini, keseluruhan liputan dari selama berlangsungnya acara diputar di MTV sebanyak satu kali penayangan perdana dan dua kali siaran ulang. Sebulan penuh menjelang acara, saat acara berlangsung, dan setelah acara berlangsung, adalah taktik promosi dari MTV. Kenapa hal ini dilakukan MTV? Tentunya agar pesan dari tujuan acara tersebut benar-benar dapat diterima dan dimengerti anak muda.
Seperti yang kita lihat sekarang ini banyak menjamur acara-acara yang diselenggarakan dengan strategi perencanaan media promosi yang kurang tepat. Hal ini menyebabkan pesan dari terselenggaranya acara itu menjadi tidak sampai kepeda target market yang dituju.
Fenomena ini memperlihatkan banyak acara-acara yang setelah acara tersebut sudah dilupakan orang begitu saja. Itulah alasan yang paling utama mengapa MTV tidak berhenti berpromosi walaupun sesudah acara. Perencanaan media promosi yang tepat akan membuat kelanjutan dari acara yang dibuat dan semakin menarik minat pasar. (10 Maret 2013).
*Penulis adalah mantan Kreatif untuk Kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, tahun 2009 (di Fox Indonesia, Strategic and Political Consulting)
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.