Kamis, 11 Juni 2026

'Bank Sentral Harus Membumi'

Darmin Nasution meluncurkan bukunya dengan judul 'Bank Sentral Itu Harus Membumi' pada hari terakhirnya menjabat sebagai

Tayang:
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Darmin Nasution meluncurkan bukunya dengan judul 'Bank Sentral Itu Harus Membumi' pada hari terakhirnya menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Adapun dalam buku tersebut berisi mengenai perjalanan karir dirinya selama menjadi Gubernur di BI.

Darmin sendiri mengaku, peluncuran buku ini sudah direncanakan semenjak lama dan akan diluncurkan setelah masa jabatannya habis sebagai Gubernur BI. Buku ini juga menceritakan kisah dibalik pengambilan keputusan Darmin selama menjabat sebagai Gubernur BI.

"Judul buku ini memang agak nyeleneh. Buku ini menggambarkan panjang lebar mengenai latar belakang saya dan itu penting. Buku ini bukan seperti novel tapi buku ini tentang perjalanan hidup saya selama di BI ini," ujar Darmin Nasution saat acara perpisahan di Gedung BI, Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Darmin mengatakan, judul buku tersebut diangkat sesuai dengan banyaknya ketidakpahaman masyarakat dengan visi dan misi serta tugas BI yang selama ini berjalan. Menurutnya masyarakat kurang mengerti apa yang dikerjakan BI selama ini. "Seperti Inflasi dan lainnya mereka kurang mengerti artinya apa, dan buku ini berusaha menjembatani hal tersebut," tukasnya.

Dengan adanya buku ini, Darmin berharap, Indonesia bisa semakin berjaya dan perbankan Indonesia lebih berkembang lagi. Dia juga membagikan buku tersebut kepada nama-nama yang dianggapnya istimewa selama dia menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI).

"Pertama yang saya kasih teman seperjuangan sewaktu kuliah Hadiman Siregar, sahabat saya waktu mahasiswa Pak Emir Moeis, dan dari Perbankan, Pak Zulkifli Zaini juga dari BI Pak Erwin," ucapnya.

‪Emir Moes, Ketua Komisi XI DPR RI yang hadir dalam acara perpisahan tersebut juga mengutarakan tentang kepribadian Darmin sendiri. Dirinya sangat kagum atas sosok Darmin Nasution semenjak di Bappepam dan memberinya pemahaman yang baik atas kebijakan moneter dari pemerintah.

"Saya mulai ketemu Pak Darmin dari 1999 dan memang saya jadi ahli juga dengan belajar banyak dari kualitasnya, saya banyak belajar dari beliau," kata Emir.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved