Raih Pendanaan Seri C, Aplikasi Bigo Live Kini Bernilai Rp 5 Triliun

Ping An Overseas Holdings merupakan perusahaan manajemen aset yang biasanya bergerak di bisnis asuransi dan perbankan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Aplikasi live streaming video asal Singapura, Bigo Live, mengumumkan kalau mereka telah mendapatkan pendanaan Seri C yang dipimpin oleh Ping An Overseas Holdings.

Dalam keterangan resmi Bigo yang diterima Tribun, investasi yang tidak disebutkan nominalnya tersebut membuat jumlah pendanaan yang mereka terima kini mencapai US$180 juta (sekitar Rp2,4 triliun), dengan valuasi lebih dari US$400 juta (sekitar Rp5,3 triliun).

Ping An Overseas Holdings merupakan perusahaan manajemen aset yang biasanya bergerak di bisnis asuransi dan perbankan, dengan jumlah karyawan mendekati 300.000 orang.

Sebelumnya, Bigo Live telah mendapatkan investasi dari media sosial raksasa asal Cina bernama YY, Bertelsmann Asia Investment Fund (BAI) yang juga merupakan investor dari Baca, Morningstar Capital, dan Gao Rong Capital.

Bigo Live adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan kamu untuk menyiarkan secara langsung kehidupan kamu kapan pun dan di mana pun, sehingga bisa dilihat oleh para pengguna lain. Di dalam aplikasi tersebut, pengguna bisa memberikan hadiah (reward) kepada penyiar siaran langsung, yang nantinya bisa ditukarkan menjadi uang tunai.

Sejak meluncur pada bulan Maret 2016, Bigo Live telah menarik 70 juta pengguna terdaftar di seluruh dunia. Di antara seluruh pengguna terdaftar itu, 30 juta di antaranya merupakan pengguna aktif bulanan dengan mayoritas pengguna merupakan remaja berusia 18 hingga 25 tahun. Para pengguna tersebut rata-rata mengakses aplikasi selama empat puluh menit setiap harinya.

Bigo Live pun telah berkali-kali mendominasi peringkat Google Play Store dan Apple App Store di berbagai negara, seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, termasuk Indonesia. Mereka kini fokus untuk terus mengembangkan produk, serta melakukan ekspansi di wilayah Eropa, Timur Tengah, India, Rusia, serta Amerika Serikat.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help