Jumat, 25 Mei 2012
Tribunnews.com

Peneror Bakar Mobil Ketua KPU dan Rusak Kantor

Tribunnews.com - Senin, 24 Mei 2010 17:40 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Peneror Bakar Mobil Ketua KPU dan Rusak Kantor
TRIBUN PONTIANAK/RIHARD NELSON
Mobil Ketua KPU Ketapang yang dibakar, Minggu dinihari.
Laporan wartawan Tribun Pontianak

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK
- Aksi anarkis dan teror membayangi dua dari enam kabupaten yang menggelar Pemilukada serentak di Kalbar. Terbaru, Minggu (23/5/10) sekitar pukul 01.00 WIB, mobil Ketua KPU Ketapang, Juhardhani, dibakar oleh orang tak dikenal.

Mobil dinas merek Terios itu justru dibakar saat parkir di depan rumahnya, Jl Karya Tani, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Saat itu, Juhardhani baru saja pulang kerja, lalu menonton televisi, sementara istrinya merangkai bunga.

Mobil dinas tersebut segera dilalap api dan tak terselamatkan. Menurut Juardhani, kejadian seperti ini pertama kalinya setelah Kabupaten Ketapang menjalani 9 kali Pemilukada.

Masih sulit dipastikan, siapa gerangan pelaku teror sekaligus pembakaran mobil tersebut. Di Ketapang sendiri empat pasang kandidat bertarung di ajang Pemilukada.

Sesuai nomor urut, mereka adalah (1) Yasir Ansyari-Martin Rantan, (2) Henrikus-Boyman Harun (3) AR Mecer-Jamhuri, dan (4) Ismed Siswadi-Suhermansyah. Sebagai catatan, incumbent Bupati Morkes Effendy telah menjalani dua periode kepemimpinannya.

Sehingga kali ini putra Morkes, Yasir maju didukung partai yang dipimpinnya, Golkar bersama koalisinya. Di lain pihak, incumbent Wakil Bupati Henrikus, maju dengan dukungan PDIP dan koalisinya.

Sebelum insiden pembakaran mobil dinas Ketua KPU Ketapang, tindakan anarkis juga terjadi berupa pengerusakan papan pengumuman penghitungan cepat oleh oknum tak dikenal. Akibatnya, KPU Ketapang menghentikan update perolehan suara.

Tindak anarkis terlebih dahulu terjadi di Kabupaten Bengkayang. Ratusan orang menyerang kantor KPU Jumat lalu, melakukan orasi dan melempar kaca-kaca jendela hingga pecah.

Massa memprotes proses Pemilukada yang menurut mereka diwarnai banyak kecurangan. Pengunjukrasa menuduh, terjadi money politics di satu daerah di Kecamatan Samalantan.

Enam pasang kandidat berlaga di Pemilukada Bengkayang, di antaranya incumbent Wakil Bupati Suryadman Gidot-Agustinus Naon yang diusung Demokrat dan koalisinya.

Juga ada putra incumbent Bupati Yacobus Luna, Darwis (Ketua DPRD Bengkayang yang menjadi calon wakil) berpasangan dengan Moses Ahie (Kepala Satpol PP Provinsi Kalbar).

Dua kabupaten ini memang bergolak pasca-pencoblosan serentak 19 Mei lalu. Sementara empat kabupaten lain, Sekadau, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu, sementara masih dalam keadaan terkontrol.

Editor: Prawira Maulana  |  Sumber: Tribun Pontianak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup