Jumlah Lansia di Jepang Mencapai Puncaknya Tahun 2040

Jumlah orang lanjut usia (lansia) di Jepang yang berusia 65 tahun ke atas akan mencapai jumlah terbanyaknya pada tahun 2040.

Jumlah Lansia di Jepang Mencapai Puncaknya Tahun 2040
NHK
Rapat para ahli yang berusaha memecahkan masalah lansia Jepang berkumpul di Kementerian Dalam Negeri Jepang, Selasa (3/10/2017). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Jumlah orang lanjut usia (lansia) di Jepang yang berusia 65 tahun ke atas akan mencapai jumlah terbanyaknya pada tahun 2040.

Peningkatan jumlah lansia ini akan menimbulkan masalah besar salah satunya jumlah pajak Jepang akan berkurang.

"Puncak lansia Jepang akan terjadi tahun 2040, sehingga lembaga medis akan menjadi sangat penting, pendidikan, upaya membesarkan anak dan sebagainya juga penting. Kita perlu pengelolaan lebih baik lagi karena jumlah pemasukan pajak pasti akan berkurang dengan meningkatnya lansia," ungkap Seiko Noda, Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Selasa (3/10/2017) dalam rapat dengan para ahli kependudukan Jepang.

Baca: Senjata Polisi Tanpa Sengaja Meletus hingga Tewaskan Driver Ojek Online, Berikut Kronologisnya

Pihak kementerian membentuk tim study group khusus yang terdiri dari para akademisi dan ahli dari administrasi lokal untuk melihat dan mengantisipasi berbagai tantangan dan peningkatan biaya pengeluaran sosial yang akan terjadi dengan peningkatan lansia tersebut.

Perubahan struktur populasi yang drastis tersebut akan memberikan dampak cukup besar bagi Jepang termasuk generasi mendatang bukan hanya di pusat tetapi juga di daerah-daerah.

"Demikian pula booming penduduk kedua kali bagi kelahiran 1971-1974 akan mencapai lansia juga di tahun 2040 mendatang," tambahnya.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help