Saat Muda, Duterte Mengaku Pernah Membunuh Orang

Presiden yang akrab dipanggil Digong itu mengatakan, dia menusuk lawannya dalam sebuah perkelahian saat berusia 16 tahun.

Saat Muda, Duterte Mengaku Pernah Membunuh Orang
(NPR/AP/Bullit Marquez)
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (NPR/AP/Bullit Marquez) 

TRIBUNNEWS.COM, DA NANG - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengaku pernah membunuh orang di masa mudanya.

Pengakuan itu diucapkan Duterte di hadapan komunitas orang Filipina Kamis (9/11/2017) di Da Nang, Vietnam, jelang konferensi tingkat tinggi APEC.

Presiden yang akrab dipanggil Digong itu mengatakan, dia menusuk lawannya dalam sebuah perkelahian saat berusia 16 tahun.

"Aku membunuhnya karena aku tidak suka padanya. Berapa banyak yang aku bunuh sekarang ketika aku jadi presiden?" kelakar Duterte dilansir dari kantor berita AFP.

Selain membunuh, Duterte juga mengatakan dia sudah sering keluar masuk penjara karena sering terlibat tawuran.

Baca: Kuasa Hukum Novanto Anggap KPK Telah Menghina Pengadilan

Belum diketahui apa maksud Duterte mengatakan masa lalunya.

Namun, dia sempat gusar dengan ucapan Pakar HAM PBB Agnes Callamard.

Duterte berkata dia akan menampar muka Callamard dan memakinya dengan kata paling kasar yang bisa dia ucapkan.

Sebelumnya, Callamard berujar dia berniat untuk menginvestigasi kematian orang dalam pemberantasan narkoba di Filipina.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help