Kevin Liliana di Jepang: Banyak Sekali Media dari Indonesia yang Mau Wawancarai Saya

Kevin yang masa kecilnya terutama saat kelas empat sekolah dasar mukanya persis seperti lelaki

Kevin Liliana di Jepang: Banyak Sekali Media dari Indonesia yang Mau Wawancarai Saya
Richard Susilo
Kevin Liliana (21) di studio pemotretan khusus di Tokyo Selasa ini (21/11/2017) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Miss International 2017 asal Indonesia, Kevin Liliana (21) asal Bandung Indonesia bingung dan kewalahan sekali menghadapi banyaknya permintaan wawancara dari media di Indonesia.

"Wah pusing juga saya terima permintaan wawancara lewat whatsapp, akhirnya diputuskan nanti saja kalau sudah pulang ke Indonesia sekaligus dijawab. Jadi dengan Tribunnews.com yang pertama kali nih wawancara khusus dengan saya," paparnya khusus dengan Tribunnews.com Selasa siang ini (21/11/2017).

Dia berjanji akan melayani berbagai wawancara dari berbagai medi akalau sudah kembali ke Indonesia.

Rencana besok Rabu akan kembali ke Jakarta setelah sebulan penuh berada di Tokyo dan kebetulan Visa nya juga berakhir sampai dengan besok.

Kevin yang masa kecilnya terutama saat kelas empat sekolah dasar mukanya persis seperti lelaki, mengaku seringkali kehabisan seragam dari sekolahnya.

"Saya sering kehabisan seragam dan dapatnya malah seragam buat lelaki karena mungkin disangka lelaki kali ya," paparnya lagi.

Dulu orangtua memang ingin punya dan berharap anak laki, makanya diberikan nama lelaki, Kevin, "Ya malah jadi mudah diingat teman-teman akhirnya karena langka rupanya wanita bernama kevin ya."

Lalu saat orangtua mau anak wanita eh ke luar lelaki, "Itulah adik saya Audi Danendra yangt berusia 15 tahun saat ini," ungkapnya lagi.

Ayahnya juga sering disebut orang ganteng.

"Iya tuh banyak yang bilang ganteng ayah saya usianya masih 50 tahun," lanjutnya dan berbahagia dia merasa punya ayah ganteng bernama Eddy Djunaedi, lanjutnya sambil tertawa.

Keberhasilan Kevin, pertama kali Indonesia meraih Gelar Miss International ini tak lepas juga dari gaun yang cantik dan tradisional Indonesia yaitu "Mbok Jamu Gendong and the Ancient Secret Potion."

Menurutnya, desainer Annisa Febby saat cari ide menangkap Yayasan Puteri yang milik Moestika Ratu dan banyak produksi jamu makanya diberi tema jamu sekalian promosi bdaya dan keaslian Indonesia.

Demikian pula tak ketinggalan prestasi desainer gaun malam buatan Ivan Gunawan dengan tema Thalasa: Mother of Sea juga ikut memberikan keanggunan dan nilai tambah baginya sehingga dia juga mendapat gelar The Best Dresser di ajang Miss International kali ini yang diumumkan Selasa lalu (14/11/2017).

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help