Survei: Anak Laki-laki di Jepang Banyak yang Ingin Jadi Dokter

Pertama kali dalam 15 tahun terakhir ini, anak-anak Jepang memiliki impian kalau sudah besar ingin menjadi dokter atau sarjana.

Survei: Anak Laki-laki di Jepang Banyak yang Ingin Jadi Dokter
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Hasil survei Asuransi Jiwa Dai-ichi Juli-September 2017. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pertama kali dalam 15 tahun terakhir ini, anak-anak Jepang memiliki impian kalau sudah besar ingin menjadi dokter atau sarjana.

Hal ini diperkirakan karena semakin banyak warga Jepang dapat hadiah Nobel belakangan ini.

"Pertama kali dalam 15 tahun terakhir ini, kembali anak-anak Jepang dalam impiannya di masa depan kalau jadi orang dewasa ingin menjadi dokter atau sarjana. Diduga karena banyak warga Jepang mendapat hadiah Nobel belakangan ini," ungkap perusahaan asuransi jiwa Dai-ichi, Jumat (5/1/2018) mengumumkan hasil surveinya antara Juli-September 2017 lalu.

Baca: Jasad Wanita Bercadar di Halaman Masjid Terungkap, Namanya Nurul Khotimah Warga Kedungwaru

Survei dilakukan kepada 11.000 anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Jepang.

Keinginan (impian) terbesar anak lelaki Jepang 8,8 persen adalah ingin menjadi dokter atau sarjana.

Lalu keinginan kedua terbesar adalah ingin menjadi pemain bisbol sebesar 7,2 persen dan kemudian ingin menjadi pemain sepakbola sebesar 6,7 persen.

Keinginan untuk menjadi pemain bisbol besar karena diperkirakan pengaruh keberhasilan pemain bisbol muda Kotaro Kiyomiya dari Waseda.

Baca: Megawati: Herman HN Kecil-kecil Cabe Rawit

Sementara itu untuk anak wanita impian paling besar menjadi pengusaha makanan, restoran dan semacamnya (11,3 persen).

Keinginan terbesar itu untuk ke-21 kalinya dalam 21 tahun terakhir ini.

Pilihan kedua terpopuler adalah menjadi perawat 9,5 persen, dan menjadi guru taman kanak-kanak sebanyak 6,9 persen.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help