Jet Coaster Kayu Terbesar Dunia di Perfektur Mie Jepang Ditutup Setelah 24 Tahun Beroperasi

Jet coaster kayu terbesar di dunia yang ada di Kuwana Nagashima Perfektur Mie, Minggu (28/1/2018) ditutup setelah beroperasi selama 24 tahun.

Jet Coaster Kayu Terbesar Dunia di Perfektur Mie Jepang Ditutup Setelah 24 Tahun Beroperasi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Jet coaster kayu terbesar di dunia di Kuwana Nagashima Perfektur Mie Jepang "White Cyclone" ditutup Minggu (28/1/2018) setelah beroperasi 24 tahun. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jet coaster kayu terbesar di dunia yang ada di Kuwana Nagashima Perfektur Mie, Minggu (28/1/2018) ditutup setelah beroperasi selama 24 tahun.

Jet coaster atau roller coaster "White Cyclone" di Nagashima Spa Land itu mengakhiri operasinya kemarin sore dengan penumpang yang cukup banyak memenuhi kursi jet coaster tersebut sebelum akhirnya berhenti beroperasi.

"Sedih juga saya atraksi ini berhenti. Dulu saat pacaran sebelum menikah saya sering ke sini, kini sudah punya anak ya anak-anak yang suka ke sini bersantai ria, sepi sekarang rasanya," ungkap Yuki Okano kepada Tribunnews.com, Minggu (28/1/2018).

Panjang jet coaster ini 1.715 meter, dengan titik tertinggi 45,5 meter.

Semua peralatannya dari kayu termasuk paku, baut dan sebagainya, kecuali relnya dari besi.

Baca: Pembunuh Dera Dewanti Ternyata Masih Tetangga Beda Blok, Polisi Meringkusnya di Riau

Akibatnya saat meluncur punya suara yang cukup menarik, lain daripada jetcoaster lain yang seluruhnya dari besi.

Tampilan dari kerangka jet coaster semua dilukis putih yang mengingatkan pada gunung bersalju adalah keberadaan simbolis sebuah taman hiburan.

Sekitar 22 juta orang telah menaiki jet coaster tersebut sejak dimulainya operasi pada bulan Maret 1994.

Sekitar 30 karyawan menyaksikan operasi terakhir pada waktu tutup sekitar pukul 17.30 waktu Jepang dan menyapa kereta jet coaster terakhir yang kembali dengan tepuk tangan meriah.

Tidak sedikit penonton yang terharu hampir menangis melihat kembalinya jet coaster terakhir tersebut.

Musim semi berikutnya atau sekitar Maret 2018 "Hybrid coaster" yang menggabungkan kayu dan baja direncanakan untuk memulai operasi komersial pertamanya di lokasi yang sama.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help