Produk Baru Jepang Ini Minggu Lalu Diperkenalkan, Tapi Kini Sudah Sangat Populer

Vakum mini ini mudah dioperasikan, cukup tekan tombol, biarkan beroperasi sendiri menghisap udara

Produk Baru Jepang Ini Minggu Lalu Diperkenalkan, Tapi Kini Sudah Sangat Populer
Richard Susilo
Produk vakum mini Piccola yang baru diperkenalkan dan dijual minggu lalu sudah jadi rebutan banyak orang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Produk vakum mini yang sangat praktis diperkenalkan di Tokyo minggu lalu dan bahkan lebih dulu diperkenalkan di Jakarta 2 Februari lalu dengan kehadiran artis Marissa Haque dan Ikang Fawzi, kini jadi sangat populer di Jepang.

"Pesanan di Jepang sudah sangat banyak sekali sehingga cukup kewalahan kita akhir-akhir ini. Padahal baru minggu lalu produk diluncurkan ke masyarakat," papar Luh Putu Ratnayanti Sukma, Direktur PT JWI Jepang Indoensia yang menangani Piccola di Indonesia saat ini terutama lewat situsnya www.piccola.me.

Produk buatan perusahaan Jepang ini memang penemuan dan produk pertama di dunia untuk mini vakum dengan berat hanya 150 gram dan sebesar genggaman tangan tetapi memiliki kekuatan hisap untuk mem vakum plastik sangat besar.

"Vakum mini ini mudah dioperasikan, cukup tekan tombol, biarkan beroperasi sendiri menghisap udara dalam plastik, membuat hampa udara di dalamnya sehingga makanan akan tetap segar dan enak sebelum dimasukkan ke dalam lemari es."

Juga bisa digunakan untuk para travellers yang mau bepergian ke berbagai tempat.

"Cukup masukkan pakaian ke dalam plastik vakum itu, di kompres jadi kecil sehingga bawaan pakaian bisa lebih banyak lagi," tambahnya.

Kalau habis energi Piccola bisa diisi kembali dengan charger pada komputer atau power bank yang kita bawa saat camping ke gunung, misalnya.

Harganya di Jepang sekitar 8000 yen per set yang terdiri dari Piccola, kabel charger dan lima lembar plastik vakum. Sedangkan di Indonesia sekitar 1,6 juta rupiah dan bisa dibeli langsung lewat www.piccola.me

Dalam waktu dekat mungkin akan bisa diperoleh lewat toko ritel besar di Indonesia, "Saat ini masih persiapan kontrak dengan peritel besar Indoensia tersebut. Mudah-mudahan bisa mudah diraih di masyarakat sekitar akhir Maret atau April mendatang," lanjutnya lagi.

Apabila di Jepang bisa lewat amazon Jepang, namun tidak menerima pesanan dari luar negeri hanya untuk konsumsi dalam negeri Jepang. Sedangkan untuk pasar di Indonesia semua penjelasan produk dan paketnya akan menggunakan bahasa Indonesia.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help