Pemadam Kebakaran Jepang Mulai Menggunakan Bahasa Inggris Untuk 10 Kalimat

Saat ini jauh semakin banyak orang asing datang ke Jepang dan juga banyak kesempatan mengikuti konperensi internasional

Pemadam Kebakaran Jepang Mulai Menggunakan Bahasa Inggris Untuk 10 Kalimat
Richard Susilo
Markas Pemadam kebakaran Jepang di daerah Tsukuba, perfektur Ibaraki 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS Tokyo - Markas pemadam kebakaran di kota Tsukuba Perfektur Ibaraki mulai kemarin memperkenalkan timnya yang telah meng instal 10 kalimat pilihan bahasa Inggris agar orang asing bisa mengerti pengumuman yang diberikannya.

"Saat ini jauh semakin banyak orang asing datang ke Jepang dan juga banyak kesempatan mengikuti konperensi internasional di Jepang di samping rencana Olimpiade 2020 mendatang," papar Kumio Utsuno, Kepala markas pemadam kebakaran Tsukuba kemarin (16/3/2018).

Olehkarena itulah pihaknya, tambahnya lagi, meng instal 10 kalimat bahasa Inggris agar dapat disiarkan dalam kegiatan misalnya pemadaman kebakaran, supaya tidak ada salah pengertian dan supaya semua orang termasuk orang asing mengerti apa yang terjadi saat itu.

Kalimat-kalimat bahasa Inggris tersebut dapat disiarkan ke luar di dengarkan orang asing setelah tombol pilihan ditekan dari dalam mobil, maka akan berulang-ulang disiarkan dalam bahasa Inggris bergantian dengan bahasa Jepang nantinya.

Misalnya saja pengumuman, "Maaf ada ketidaknyamanan di sekitar sini karena terjadi kebakaran dan mohon pengertiannya agar jangan dekat-dekat daerah kebakaran ini karena masih dalam penanganan pihak yang bersangkutan." Tentu saja itu disiarkan dalam bahasa Inggris.

Sepuluh pilihan kalimat bahasa Inggris direkam di alat tersebut, selain kata-kata di atas juga pengumuman pemadaman sudah selesai dilakukan, perhatian kepada sekeliling, terutama kalau terjadi hujan lebat, gempa bumi, angin kencang dan sebagainya.

Mobil pemadam kebakaran khusus tersebut tiba di markas Tsukuba itu sejak Desember tahun lalu, dilakukan uji coba dan pemeriksaan dan barulah Maret ini dioperasional sehari-hari.

Seharian kemarin mobil pemadam kebakaran tersebut juga diperkenankan terbuka untuk umum untuk melihat dari dekat.

"Wah menarik juga mobil ini ya bisa berbahasa Inggris, kita juga mesti belajar nih bahasa Inggris," papar Tsukamoto seorang pengunjung kepada Tribunnews.com saat melihat-lihat mobil pemadam kebakaran tersebut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help