JK: Tolong Jangan Sebut Rezim Tapi Sebutlah Pemerintahan Jokowi

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla minta masyarakat untuk tidak menyebut rezim Jokowi tapi sebutlah Pemerintahan Jokowi.

JK: Tolong Jangan Sebut Rezim Tapi Sebutlah Pemerintahan Jokowi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Wapres Jusuf Kalla dalam pemaparannya di Konferensi Masa Depan Asia ke-24 yang diselenggarakan Nikkei Shimbun, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla minta masyarakat untuk tidak menyebut rezim Jokowi tapi sebutlah Pemerintahan Jokowi.

"Tolong jangan sebut rezim Jokowi tapi sebutlah Pemerintahan Jokowi (government), karena rezim itu otoriter ya, sedangkan Indonesia negara demokrasi dan memprioritaskan keadilan di antara sesama rakyat," kata Wapres Jusuf Kalla dalam pemaparannya di Konferensi Masa Depan Asia ke-24 yang diselenggarakan Nikkei Shimbun, Selasa (12/6/2018).

JK menanggapi pertanyaan mengenai masa depan Indonesia setelah pemilu Presiden 2019 mendatang.

"Saat ini memang ada banyak pemilu kepala daerah di Indonesia dan tahun depan dimulai pemilu Presiden yang menurut saya sangat aman, tak ada masalah sama sekali dan suasana serta situasi akan tetap stabil dan baik," kata JK.

Selain itu juga disinggung mengenai teroris yang muncul baru-baru ini.

Baca: Hendika Tewas Dikubur Hidup-hidup oleh Temannya, Sepeda Motor dan Ponsel Dibawa Kabur

"Semua telah ditangani dengan baik dan cepat oleh aparat kepolisian Pemerintah Indonesia dan tak ada gejolak apa pun," kata JK.

Bahkan JK menekankan bahwa perlunya negara meningkatkan kesejahteraan rakyatnya karena teroris muncul umumnya dari kemiskinan dan ketidakadilan.

Ketidakpastian yang dibuat Amerika Serikat ke luar dari TPP dan berbagai kesepakatan internasional membuatnya bingung.

"Kami tak mengerti mengapa Amerika ke luar dari TPP dan berbagai kesepakatan internasional. Hal itu akan membuat ketidakpastian di dunia dan akan berdampak kekacauan perekonomian dunia. Jelas tidak baik bagi kita semua," kata Kalla.

Baca: Bubarkan Tawuran Antarwarga, Peluru Polisi Malah Mengenai Pelajar SMA, Berikut Kronologisnya

Sementara itu JK juga berterima kasih kepada Jepang yang telah banyak membantu Indonesia.

"Kemarin malam bahkan PM Jepang Shinzo Abe berjanji akan meningkatkan anggaran agar berbagai pegawai negari berbagai negara mungkin bisa datang ke Jepang dan banyak belajar mengenai berbagai hal dari Jepang," ujar Kalla.

Salah satu yang dicontohkan JK adalah membersihkan tempat kerjanya sendiri sebelum pulang kerja, sehingga keesokan hari dapat bekerja dengan baik.

"Itu yang mungkin perlu kita contoh juga dari Jepang," kata JK.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help