Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Jepang

Provinsi Hiroshima menjadi wilayah awasan yang terdampak paling parah, dengan 44 orang dilaporkan meninggal.

Korban Tewas Bertambah Jadi 15 Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Jepang
Ist
Provinsi Hiroshima adalah yang terkena dampak paling parah dengan 35 orang dilaporkan meninggal. Sebanyak 20 orang meninggal di provinsi Ehime. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Korban meninggal dunia bertambah akibat banjir dan longsor karena curah hujan tertinggi di bagian barat negeri.

Berdasarkan laporan media Jepang NHK, Senin (9/7/2018) pukul 18.30 waktu setempat, korban meninggal dunia telah mencapai 115 jiwa.

Sementara 2 orang ditemukan dalam keadaan jantung dan paru-paru berhenti. Pihak otoritas mengatakan 61 lainnya hilang.

Provinsi Hiroshima menjadi wilayah awasan yang terdampak paling parah, dengan 44 orang dilaporkan meninggal.

Korban meninggal juga dilaporkan di provinsi-provinsi Okayama, Ehime, Kyoto, Yamaguchi, Fukuoka, Kagoshima, Hyogo, Shiga, Gifu, Kochi dan Saga. Para pejabat mengatakan, angka kematian mungkin meningkat karena tingkat kerusakan penuh masih belum diketahui.

Baca: Michelin Hadirkan XCD2, Ban untuk Medium Pick Up yang Biasa Angkut Muatan Berlebih

Sebelumnya 78 orang tewas dan 8 orang lainnya masih dalam kondisi kritis dalam bencana banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh curah hujan yang mencapai rekor di Jepang barat.

Otoritas di Jepang mengatakan bahwa, per pukul 20.00 pada hari Minggu (8/7/2018) waktuJepang, sebanyak 78 orang tewas dan 8 orang lainnya masih dalam kondisi kritis.

"Sedikitnya 60 orang masih hilang," demikian dikutip dari Media Jepang NHK, Minggu (8/7/2018).

Provinsi Hiroshima adalah yang terkena dampak paling parah dengan 35 orang dilaporkan meninggal. Sebanyak 20 orang meninggal di provinsi Ehime.

Korban tewas juga dilaporkan di provinsi Okayama, Hyogo, Kyoto, Shiga, Fukuoka, Kochi, Gifu, Saga, dan Yamaguchi.

Sebanyak 4 orang dalam kondisi kritis di provinsi Hiroshima, 2 orang di provinsi Kagoshima, 1 orang di provinsi Kyoto, serta 1 orang di provinsi Hyogo. Banjir dan tanah longsor menghambat operasi penyelamatan.

Di kota Hiroshima dua orang lansia masih dalam kondisi kritis setelah tanah longsor menimpa sebuah kompleks perumahan umum.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved