Posting Video Aksi Nge-Drift di Sosmed, Seorang Pria Jepang Ditangkap Polisi

Seorang pemilik truk mini yang melakukan aksi drift yang diposting di akun Instagram, Rabu (28/12/2018) ditangkap polisi Jepang.

Posting Video Aksi Nge-Drift di Sosmed, Seorang Pria Jepang Ditangkap Polisi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pertama kali di Jepang pemilik truk mini melakukan aksi drift yang kemudian diposting di Instagram, direkam anaknya yang masih sekolah dasar. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang pemilik truk mini yang melakukan aksi drift yang diposting di akun Instagram, Rabu (28/12/2018) ditangkap polisi Jepang.

"Kegiatan tersebut sangat membahayakan umum sehingga diambil tindakan penangkapan dan kini berkasnya diajukan ke pengadilan," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (2/12/2018).

Setidaknya 20 kali sejak September tahun lalu, pria itu, seorang karyawan perusahaan yang tinggal di Kota Soeda, mengunggah videonya ke situs berbagi Instagram.

Di akun Instagram nya terlihat pria itu mengemudikan truk yang dimodifikasi di jalan-jalan gunung dengan cara drift.

"Saya ingin menunjukkan teknik saya dan juga ingin agar terjadi peningkatan jumlah pengikut (followers) saya," kata pria itu kepada pihak kepolisian.

Tersangka telah melanggar UU Lalu Lintas Jalan.

Baca: Loyalnya Ninja Jepang, Bersedia Mati Demi Menjaga Kehidupan Sang Pemimpin

Kini dia memiliki lebih dari 3.000 pengikut di situs berbagi Instagram.

Dalam satu klip terlihat truk putih melakukan drift dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam di sepanjang jalan gunung di Sesa Aka pada sore hari tanggal 13 Mei 2018.

Putra lelaki itu, yang masih duduk di sekolah dasar, merekam aksi ayahnya.

Masalah ini muncul setelah pengunjung salah satu video memberi tahu hal itu kepada polisi.

"Sebelum pengambilan video, pria itu menambahkan ban yang lebih lebar ke truk, melewati batas yang diizinkan di bawah UU Lalu Lintas Jalan Raya," kata sumber itu.

Tidak sedikit komentar berdatangan menyebutkan video tersebut sebagai hal yang "Cool".

Diperkirakan tersangka akan kena denda sedikitnya 100.000 yen dan dilarang mengendara setidaknya selama 3 bulan.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved