Jepang Semakin Rawan, Warga Tunisia Ditangkap Copet Dompet Dalam Starbucks Shibuya Tokyo

Tas konsumen ditariknya menggunakan kaki tersangka yang mengaitkan kaki ke tas dan setelah tas diperoleh, dompet dan uang diambil

Jepang Semakin Rawan, Warga Tunisia Ditangkap Copet Dompet Dalam Starbucks Shibuya Tokyo
Richard Susilo
Warga Tunisia Benne Harifa Jauhar (29) yang ditangkap polisi karena mencopet. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, Tokyo - Seorang warga Tunisia Benne Harifa Jauhar (29) ditangkap polisi Senin lalu (3/12/2018) karena mencopet dompet konsumen Starbucks Shibuya yang sedang duduk di dalam kafe tersebut.

"Tersangka mencopet dompet dari dalam tas konsumen (23) yang duduk membelakangi tersangka. Selain mencopet dompet juga mengambil uang 6000 yen tunai dari dalam dompet tersebut," papar sumber Tribunnews.com Rabu ini (5/12/2018).

Tas konsumen ditariknya menggunakan kaki tersangka yang mengaitkan kaki ke tas dan setelah tas diperoleh, dompet dan uang diambil, tas dikembalikan lagi ke posisi semula.

Kamera CCTV Starbucks membongkar kasus tersebut dan Benne ditangkap segera oleh kepolisian Metropolitan Tokyo hari Senin lalu (3/12/2018).

"Sebanyak 30 kasus sedikitnya terjadi pencopetan di Shibuya dan Shinjuku dan kebanyakan dilakukan orang asing. Polisi masih menginvestigasi kasus tersebut apakah punya kaitan dengan kasus pencopetan lainnya," papar sumber Tribunnews.com itu lagi.

Diharapkan bagi para turis yang datang ke Tokyo apalagi menjelang Olimpiade mendatang, agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaannya karena aksi pencopetan oleh orang asing tampaknya semakin meningkat belakangan ini.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved