Ketua Keidanren: Jepang Perlu Membuka Diri Diversifikasi Bagi Pekerja Asing

Jepang masih terisolasi dan tidak sedikit yang menentang kedatangan pekerja asing, tapi harus segera membuka diri di masa depan.

Ketua Keidanren: Jepang Perlu Membuka Diri Diversifikasi Bagi Pekerja Asing
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Hiroaki Nakanishi (72), Chairman Keidanren dan Chairman Hitachi Ltd. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jepang masih terisolasi dan tidak sedikit yang menentang kedatangan pekerja asing, tapi harus segera membuka diri di masa depan.

"Memang benar sampai saat ini Jepang masih mengisolasikan diri, tidak sedikit yang menentang kedatangan pekerja asing tetapi harus segera dibuka di masa depan," ungkap Hiroaki Nakanishi, Chairman Keidanren kepada Tribunnews.com, Selasa (5/2/2019) di klub wartawan asing Jepang.

Nakanishi menyatakan pro dan mendukung sepenuhnya pembukaan tenaga kerja asing masuk ke Jepang.

"Jadi perusahaan Jepang juga harus bisa memberikan keamanan keselamatan dan kenyamanan yang baik bagi pekerja asing supaya mereka bisa hidup di Jepang dengan baik," tambahnya.

Menurutnya, diversifikasi tidak akan bisa terhindarkan, karena itu juga Jepang harus bisa membuka diri terhadap dunia luar sehingga bisa berdampingan hidup dengan baik.

"Kalau pun ada permasalahan muncul dengan pekerja asing harus segera dapat dipecahkan dengan baik bersama-sama," kata dia.

Oleh karena itu Nakanishi mempersilakan pekerja asing masuk ke Jepang, tetapi dengan mempelajari dulu bahasa dan budaya Jepang dengan sebaik mungkin serta peningkatan skill juga setinggi mungkin sehingga bisa bekerja dengan baik di Jepang.

Nakanishi yang juga Chairman Hitachi Ltd melihat Jepang dalam keadaan terbaik dan stabil saat ini di bawah kepemimpinan Shinzo Abe.

"Tidak seperti di masa lalu negara Jepang dipimpin Perdana Menteri yang berganti setiap tahun, kini Jepang stabil baik sekali, sehingga bisnis dan ekonomi bisa berkembang dengan baik," kata dia.

Nakanishi juga mengakui persiapan menerima pekerja asing di Jepang belum siap 100 persen sehingga muncul berbagai masalah.

Bagi yang ingin berdiskusi kerja di Jepang dapat bergabung ke facebook www.facebook.com/groups/kerjadijepang/

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved