Pria Tua Masuk ke Restoran Mewah dan Dilayani Waitress Terbaik, tapi si Pelayan Malah Dipecat

Seperti kata pepatah, "jangan menilai buku dari sampulnya", yang berarti penampilan luar orang-orang tidak menentukan seperti apa sifat asli mereka.

Pria Tua Masuk ke Restoran Mewah dan Dilayani Waitress Terbaik, tapi si Pelayan Malah Dipecat
Good Times
Pria tua makan di restoran mewah (ilustrasi) 

TRIBUNNEWS.COM - Seperti kata pepatah, "jangan menilai buku dari sampulnya", yang berarti penampilan luar orang-orang tidak menentukan seperti apa sifat asli mereka.

Semua orang pasti familiar dengan pepatah itu.

Tapi nampaknya tak semua menerapkannya dengan baik.

Baca: 7 Gaya Pacaran Orang Indonesia Ini Sudah Dianggap Norak, Masih Pada Mempraktekkan Atau Tidak?

Masih banyak pula orang yang membuat penilaian buruk hanya berdasarkan penampilan luar seseorang.

Satu kisah yang diceritakan Good Times berikut menggambarkan dengan jelas arti dari pepatah tersebut.

Cerita tersebut berkisah tentang seorang pria tua, waitress yang cantik, dan restoran mewah.

Baca: Ayah dan Anak Tinggal di Lemari selama 25 Tahun, tapi Jangan Kaget setelah Lihat Isi di Dalamnya

Ilustrasi
Ilustrasi (CGTrader.com)

Berikut kisahnya:

Ani bekerja sebagai waitress di restoran mewah dan berkelas dimana hanya ornag-orang kaya yang makan di sana.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help