Sabtu, 30 Agustus 2025

Kasus Perundungan

Belum Miliki Cita-cita, Ayah Farhan Tidak Ingin Anaknya Berpikir Terlalu Jauh

Mansur sendiri berpikir agar Farhan lebih fokus ke studinya dahulu dan baru berpikir mengenai masa depan setelahnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Mansur, ayah Farhan, menyampaikan jika putranya belum miliki cita-cita kepada Tribunnews.com, di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mansur, ayah Farhan, korban perundungan mahasiswa Universitas Gunadarma yang sempat viral beberapa waktu lalu, luangkan waktu untuk berbincang bersama Tribunnews.com, Jumat (21/7/2017).

Mansur menyampaikan jika Farhan belum miliki cita-cita mengenai masa depannya.

"Belum ada cita-cita mau jadi apa itu. Biar fokus belajar dulu lah," ujar Mansur di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Ia menginginkan putra bungsunya itu tidak berpikir terlalu jauh. Jalani apa yang ada hari per hari lebih bijak menurut pria berusia 67 tahun ini.

"Kemarin ada sih beberapa orang yang menyarankan Farhan supaya besok kerja di Kemensos saja. Nggak tahu ya di bagian apa, tapi Farhan kayanya tidak berpikir sampai kesana," ujar Mansur.

Mansur sendiri berpikir agar Farhan lebih fokus ke studinya dahulu dan baru berpikir mengenai masa depan setelahnya.

Sejalan dengan pemikiran ayahnya, Farhan pun mengakui belum memiliki cita-cita.

"Belum, belum tahu besok (cita-cita) jadi apa," jawab Farhan singkat sambil memainkan gadgetnya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Farhan menjadi korban perundungan dari teman kampus di Universitas Gunadarma, kejadian itu viral di media sosial.

Setelah diusut, beberapa pelaku mendapat sanksi skorsing dari universitas dan beberapa lainnya surat peringatan.

Farhan sendiri masih berangkat ke kampus seperti biasa setelah peristiwa perundungan itu terjadi.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan