Korupsi KTP Elektronik

Polisi Tolak Permintaan Setya Novanto Hentikan Kasus Fortuner Tabrak Tiang Listrik

"Dia (Setnov) sudah ada keterangan bahwa dia mau cabut daripada keterangan," ujar Halim di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan.

Polisi Tolak Permintaan Setya Novanto Hentikan Kasus Fortuner Tabrak Tiang Listrik
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua DPR RI Setya Novanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menolak permintaan Ketua DPR Setya Novanto menghentikan penyelidikan kasus kecelakaan lalu lintas mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpanginya.

Setya Novanto meminta Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra menghentikan perkara itu, saat diperiksa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Setnov menyebut tidak mau kasus itu diperpanjang.

Baca: KPK Periksa 99 Saksi Lengkapi Berkas Tersangka Setya Novanto

"Dia (Setnov) sudah ada keterangan bahwa dia mau cabut daripada keterangan," ujar Halim di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017).

Baca: Dedi Mulyadi Pastikan Munaslub Tidak Menunggu Hasil Praperadilan Setya Novanto

Dalam kasus itu, polisi menetapkan pengemudi mobil tersebut, Hilman Mattauch sebagai tersangka.

Halim menjelaskan kalau Novanto tidak bisa mencabut keterangannya.

Baca: Tidak Diperkenankan Temui Setya Novanto di Tahanan, Fahri Hamzah: KPK Ini Sangat Aneh

Sebab, kasus itu bukan delik aduan.

Halaman
12
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help