Polda Metro Jaya Mencatat Ada 600 Pengendara Terkena Tilang Elektronik

600 pengendara di Jakarta yang terekam kamera Closed Circuit Television sistem tilang elektronik

Polda Metro Jaya Mencatat Ada 600 Pengendara Terkena Tilang Elektronik
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Rambu Pemberitahuan Kawasan Tilang Elektronik terpasang di Kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018). Tahap uji coba tilang elektronik alias electronic traffic law enforcement (E-TLE) sudah dimulai sejak 1 Oktober 2018. Langkah awal hanya diterapkan di sepanjang Jalan Sudirman hingga Thamrin. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 600 pengendara di Jakarta yang terekam kamera Closed Circuit Television sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tercatat melakukan pelanggaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf, mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 100 surat konfirmasi telah disampaikan pada pelanggar.

Baca: Kombes Roycke Harry Langie Gantikan Kombes Nico Afinta Jadi Direskrimum Polda Metro Jaya

Namun, baru sekitar 20 orang yang mengkonfirmasi balik kepada polisi dan akan segera membayar tilangnya.

"Yang sudah respons terhadap tilang atau konfirmasi itu ada kurang lebih 20 orang. Responsnya sangat bagus," jelas Yusuf di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (9/11/2018).

Berdasarkan data tersebut, Yusuf mengklaim kalau sistem E-TLE atau E-Tilang efektif.

Baca: Empat Halte TransJakarta Rencananya Bakal Diintegrasikan dengan Stasiun MRT

Menurutnya, kamera yang digunakan berfungsi dengan baik untuk merekam nomor polisi pengendara yang melanggar.

"Kamera gak ada kendala," jelas Yusuf.

Seperti diketahui, polisi mulai melakukan penindakan sistem E-TLE di Jakarta per 1 November 2018 lalu.

Sebelumnya, sejak 1 Oktober lalu uji coba telah dilakukan.

Baca: Dinas Lingkungan Hidup Simalungun Diminta Serius Teliti Air Sungai Maranti

Tak jauh berbeda dengan uji coba, sejauh ini hanya di kawasan Sudirman-Thamrin sistem baru ini diterapkan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved