Pemilu 2019

Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Petugas KPPS di Pulo Gebang Meninggal Dunia

"Penyebabnya sama seperti yang lain, karena kelelahan. Sempat dirawat di rumah sakit," katanya

Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Petugas KPPS di Pulo Gebang Meninggal Dunia
Wartakota/henry lopulalan
PAHLAWAN DEMOKRASI - Warga meletakkan bunga saat aksi dukacita untuk pahlawan demokrasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2019). Aksi tersebut dilakukan untuk mengenang 270 lebih orang pejuang demokrasi yang terdiri dari petugas KPPS/KPU serta anggota Polri yang gugur saat mengawal proses Pemilu 2019. (Warta Kota/henry lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar duka kembali terdengar dari Jakarta Timur.

Mardzuki, anggota KPPS di TPS 083 Kelurahan Pulo Gebang, Cakung meninggal dunia pada Selasa (2/5/2019) sekira pukul 11.45 WIB.

Baca: Petugas KPPS di Depok Meninggal, Diduga Kelelahan

Mardzuki sebelumnya sempat dirawat inap di rumah sakit selama beberapa waktu.

Meski tak mengetahui pasti kondisi fisik Mardzuki saat menjalani perawatan, Ketua KPU Kota Jakarta Timur Wage Wardana mengatakan almarhum meninggal karena kelelahan bertugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

"Penyebabnya sama seperti yang lain, karena kelelahan. Sempat dirawat di rumah sakit, setahu saya dirawat selepas penghitungan suara di TPS tempatnya," kata Wage saat dihubungi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2019).

Hingga kini dia menyebut ada tujuh anggota KPPS yang meninggal karena kelelahan bertugas, satu di antaranya meninggal sebelum pemungutan suara berlangsung.

Beratnya tugas jadi penyelenggara Pemilu 2019 bahkan membuat masih ada anggota KPPS jajaran KPU Jakarta Timur yang sekarang masih menjalani perawatan.

"Untuk yang di Kelurahan Cilangkap meninggal saat Bimtek (bimbingan teknis). Masih ada anggota KPPS yang masih dirawat karena kelelahan bertugas kemarin," ujarnya.

Selain KPPS, anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) jajaran KPU Jakarta Timur juga sudah mulai sakit karena kelelahan.

Yang teranyar yakni Arlen Intani, anggota PPK Matraman yang nyaris pingsan kemarin siang saat rekapitulasi suara Kecamatan Matraman berlangsung hingga harus dibawa ke RSCM Jakarta Pusat.

Baca: Update Terbaru: 23 Petugas KPPS Meninggal Dunia di Sumsel, Terbaru di Kota Lubuklinggau

Di Kecamatan Duren Sawit, seorang PPS Kelurahan Pondok Bambu jatuh sakit dan ada yang mengalami kecelakaan karena tak kuat mengikuti proses rekapitulasi yang berlangsung dari pagi hingga tengah malam.

"Ada juga beberapa yang sakit dan kecelakaan, dari PPS Pondok Bambu sampai patah tangannya dan harus kami back up. Dari PPS Malaka Sari juga sakit, Duren Sawit juga ada," tutur Ketua PPK Duren Sawit Choirulloh. 

Penulis : Bima Putra

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul : Diduga Kelelahan, Anggota KPPS di Jakarta Timur yang Meninggal Kembali Bertambah

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved