Rizal Ramli Versus SBY

Ini Alasan Otto Hasibuan Bela Rizal Ramli yang Disomasi SBY

sebanyak 200 pengacara sudah konfirmasi bergabung dalam Tim Hukum Pengawal Demokrasi dan Kebebasan

Ini Alasan Otto Hasibuan Bela Rizal Ramli yang Disomasi SBY
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN/HERUDIN
Mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Rizal Ramli (kanan), berjabat tangan dengan ketua tim pengacara yang tergabung dalam tim hukum pengawal demokrasi dan kebebasan berpendapat Otto Hasibuan, saat jumpa pers terkait somasi yang dilayangkan oleh pengacara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Jakarta Pusat, Senin (27/1/2014). Rizal Ramli mengaku tidak takut dan khawatir dengan somasi yang dilayangkan pengacara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Palmer Situmorang. Somasi itu dilayangkan menyusul tudingan Rizal kepada SBY. Disebutkan, ada gratifikasi jabatan yang diberikan kepada Wakil Presiden Boediono atas dana talangan Bank Century. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Ketua Tim Hukum Pengawal Demokrasi dan Kebebasan, Otto Hasibuan mengungkapkan latar belakang pihaknya dalam membela Rizal Ramli yang disomasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui pengacaranya Palmer Situmorang.

"Sebagai advokat kita prihatin dengan adanya somasi ini. Lonceng kematian demokrasi dan kebebasan berpendapat sudah berbunyi," kata Otto di Gedung Juang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2014).

Otto menuturkan, sebanyak 200 pengacara sudah konfirmasi bergabung dalam Tim Hukum Pengawal Demokrasi dan Kebebasan. Menurutnya, tim tersebut akan menjadi pengawal demokrasi dan pengawal kebebasan berpendapat.

"Adanya somasi itu akan menjadi persoalan yang sangat besar. Karena pak Rizal Ramli hanya mengemukakan pendapatnya sebagai warga negara namun disomasi," tuturnya.

Otto menuturkan, jika ada seseorang yang menghalang-halangi untuk menyuarakan pendapat adalah sebuah bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Menurutnya, hal itu merupakan ancaman bagi demokrasi di Indonesia.

"Kita harus cegah lonceng kematian yang telah berbunyi itu, agar tidak terus-terusan berbunyi," ucapnya.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved