Minggu, 31 Agustus 2025

Korupsi KTP Elektronik

Pengamanan Sidang Perdana Kasus Korupsi e-KTP Tidak Terlalu Ketat

Pengamanan sidang perdana kasus E-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta tidak terlalu ketat.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Situasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (9/3/2017), jelang sidang perdana kasus korupsi e-KTP. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamanan sidang perdana kasus E-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta tidak terlalu ketat.

Aparat kepolisian yang berjaga mengamankan sidang hanya berjumlah puluhan.

Pihak kepolisian juga tidak terlihat menggunakan pakaian lengkap rompi anti peluru dan senjata api.

Sementara di pintu masuk pengadilan, hanya terdapat tiga orang anggota kepolisian yang berjaga.

"Tidak ada personel tambahan. Pengamanan biasa saja," jelas seorang petugas kepolisian di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Baca: Golkar Akan Berikan Sanksi Bagi Setya Novanto Jika Terlibat Korupsi e-KTP

Hal yang sama juga dilontarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Ia mengatakan aparat kepolisian sudah memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam sidang tersebut.

“Pengamanan biasa saja tak ada masalah. Jumlah personil itu tergantung perkiraan intelijen,” tutur Argo, kepada wartawan, Rabu (8/3/2017).

Baca: Yusril Minta KPK Tidak Asal Sebut Nama Terkait Kasus e-KTP

Untuk sementara, satu peleton aparat kepolisian atau setara dengan 30 sampai 50 personil akan diterjunkan.

Setelah didapat informasi mengenai adanya gangguan keamanan, maka jumlah personil itu dapat ditambah.

“Apabila tak ada massa, maka menurunkan satu peleton personil. Kalau massa banyak nanti disiapkan (personil,-red). Belum ada (kendaraan taktis,-red)” tambahnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan