Dua Mahasiswa Indonesia yang Ditahan Mesir Segera Pulang
dua Mahasiswa asal Indonesia di Mesir ditahan oleh kepolisian di Markas Kepolisian Kota Aga, Mesir.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nasib kedua mahasiswa asal Indonesia yang ditahan di Mesir sudah menemui titik terang.
Kedua mahasiswa tersebut direncanakan pulang ke Indonesia pada akhir bulan.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia telah membangun komunikasi bersama pihak Duta Besar Indonesia di Mesir.
"Berita baiknya adalah komunikasi dengan Dubes Mesir. Menurut rencana kedua mahasiswa dipulangkan akhir bulan ini. Akses kekonsuleran juga telah dibicarakan," kata Retno yang ditemui di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia, Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (21/8/2017).
Retno juga memastikan kedua mahasiswa asal Indonesia kini berada di kota Aga, Mesir.
Sebelumnya diberitakan, dua Mahasiswa asal Indonesia di Mesir ditahan oleh kepolisian di Markas Kepolisian Kota Aga, Mesir.
Dua mahasiswa merupakan mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Universitas Al - Azhar.
Muhammad Hadi dan Nurul Islami Elfis ditangkap pihak kepolisian kota Aga Mesir karena berada di daerah terlarang pemerintah Mesir, yakni Samanud.
Daerah Samanud terindikasi menjadi tempat sejumlah madrasah dan tempat kelompok radikal yang bertentangan dengan pemerintah Mesir.
Dijelaskan oleh KBRI Kairo sebelumnya, dua mahasiswa tersebut telah meninggalkan daerah Samanud karena terancam ditangkap oleh aparat keamanan Mesir.
Karena ada barang-barang yang tertinggal di Samanud, keduanya memutuskan kembali untuk mengambilnya.
KBRI Kairo juga telah menawarkan bantuan untuk mengambil barang-barang, namun ditolak oleh keduanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/retn_20170407_085111.jpg)