Pilkada Serentak

Ganjar Pranowo : Semoga Kompas TV Bisa Jadi Televisi Referensi Masyarakat Dalam Pilkada

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri program ROSI Kompas TV yang diselenggarakan di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Ganjar Pranowo : Semoga Kompas TV Bisa Jadi Televisi Referensi Masyarakat Dalam Pilkada
Alex Suban/Alex Suban
Para pejabat negara, dari kiri ke kanan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Trio Lestari tampil menyanyikan lagu Bento dalam acara Kompas TV, Rosi Spesial Rumah Pilkada di Studio Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017) malam. Kompas TV mencanangkan komitmen sebagai Rumah Pilkada 2018. (Warta Kota/Alex Suban) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri program ROSI Kompas TV yang diselenggarakan di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Ia menjadi salah satu pengisi acara Launching Rumah Pilkada yang bertema 'Mencanangkan Komitmen Sebagai Rumah Pilkada 2018', yang di gelar secara live pukul 19.30 WIB.

Hadir dengan mengenakan kemeja batik lengan pendek berwarna kombinasi coklat dan hitam, Ganjar menyampaikan harapannya kepada Kompas TV.

Baca: Khofifah Mendadak Adakan Pertemuan dengan Sejumlah Kiai di Surabaya Malam ini

"Harapan saya, ini akan jadi televisi referensi masyarakat pada pilkada, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat pilkada," ujar Ganjar yang berada di karpet merah.

Ganjar juga menyampaikan perlu adanya penyampaian profil kandidat, gagasan-gagasan, hingga komunikasi para kandidat.

Sehingga, masyarakat memiliki referensi dalam memilih kandidat dalam Pilkada 2018.

Hal tersebut lantaran sering dijumpai banyak kampanye hitam di dunia maya yang berhamburan selama masa Pilkada.

Baca: Gagal Lolos Verifikasi, Partai Besutan Rhoma Irama Laporkan KPU ke Bawaslu

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help