Sabtu, 2 Mei 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Cegah Keracunan, 5 Ribu Chef Profesional Masuk Dapur MBG Disebar di Seluruh Indonesia

Langkah ini untuk memastikan MBG yang bergizi, higienis, sehat, dan aman dikonsumsi, serta mencegah terjadinya keracunan.

Tayang:
Editor: Erik S
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
DAPUR MBG - Sebanyak 5.000 chef profesional masuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini untuk memastikan MBG yang bergizi, higienis, sehat, dan aman dikonsumsi, serta mencegah terjadinya keracunan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 5.000 chef profesional masuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini untuk memastikan MBG yang bergizi, higienis, sehat, dan aman dikonsumsi, serta mencegah terjadinya keracunan.

MBG merupakan program pada pemerintahan Prabowo Subianto yang berjalan secara bertahap sejak 6 Januari 2025. MBG menargetkan siswa-siswi PAUD hingga SMA/SMK serta ibu hamil dan menyusui yang bertujuan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi seluruh masyarakat.

Baca juga: Misteri Pasutri Baru Tewas saat Bulan Madu di Solok, Sesak Napas Diduga Keracunan Gas Pemanas Air

Ribuan chef ini disebar ke berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tanah air.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menuturkan, kehadiran chef ini akan mendampingi, melatih, dan mengajarkan cara memasak yang baik, higienis, dan profesional di dapur-dapur.

“Chef ini kami terjunkan ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai hari Senin, 13 Oktober nanti,” kata dia dalam keterangannya pada ditulis Sabtu (11/10/2025).

Para chef profesional itu tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA).

 “ICA turut berempati atas kejadian insiden keamanan pangan, dan memberikan dukungan untuk program MBG,” ujar Chef Susanto, Ketua Umum ICA.

ICA adalah organisasi para chef profesional yang terintegrasi dengan keahlian standar nasional dan internasional. Keanggotaan mereka tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jejaring sangat kuat dan berpengalaman dalam menjalankan usaha kuliner berstandar nasional dan internasional yang aman, sehat dan profesional.

Selain menyarankan beberapa alternatif dalam pengelolaan SPPG, ICA lalu menawarkan diri untuk melatih, mendampingi, serta memberikan bimbingan teknis dan sertifikasi kepada SPPG-SPPG di seluruh Indonesia.

Dadan pun mengapresiasi niat dari ICA ini.

“Kehadiran para chef ini ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program MBG ini,” ujar Dadan.

Chef Dapur MBG Wajib Bersertifikasi Kompetensi

Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya mewajibkan chef dan asisten juru masak memiliki sertifikasi kompetensi memasak.

Hal itu disampaikan wakil kepala BGN Nanik S Dayang saat ditemui di kawasan Cibubur, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025).

"Semua chef yang bergabung ke dapur harus bersertifikasi. Yayasan juga harus menyediakan chef pendamping. Karena kenapa? Masak ini penting, karena disitu ini di teknik masak ini sungguh-sungguhnya harus diakui," lanjut Nanik.

Nanik menyebut, peran chef sangat penting untuk memastikan semua proses masak memasak makanan sesuai petunjuk dan standar keamanan.

 


 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved