Pilkada Serentak
Drama di Kaltim Buat Pengumuman Pilgub Oleh Partai Demokrat Terlambat Satu Jam
Baru pada pukul 17.05, sosok yang ditunggu-tunggu hadir, yaitu Ketum DPP PD, Susilo Bambang Yudhoyono mengenakan jas biru khas Demokrat langsung berdi
Penulis:
Rizal Bomantama
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jarum jam di arloji menunjukkan pukul 16.58 WIB saat salah satu pimpinan Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono memasuki ruang rapat yang terletak di lantai tiga Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018).
Namun konferensi pers pengumuman paslon cagub dan cawagub yang akan diusung Partai Demokrat di 17 Pilgub 2018 tak kunjung dimulai sesuai janji pukul 16.00 WIB.
Baca: Mantan Suaminya Menikah, Risty Tagor Hanya Kirim Karangan Bunga
Baru pada pukul 17.05, sosok yang ditunggu-tunggu hadir, yaitu Ketum DPP PD, Susilo Bambang Yudhoyono mengenakan jas biru khas Demokrat langsung berdiri di atas podium.
Ia pun langsung membacakan siapa saja yang diusung Partai Demokrat di 17 Pilgub di tahun 2018.
Mulai dari Papua, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, NTB, NTT, dan tiba pada provinsi Kalimantan Timur.
Di provinsi ini Demokrat konsisten mengusung Ketua DPD PD Kaltim yang juga Walikota Samarinda, Syaharie Jaang.
Baca: Pengacara: Ahok dan Istri Terlihat Rukun
Namun di layar yang sudah disediakan Partai Demokrat hanya mencantumkan nama dan foto Syaharie Jaang tanpa menyebut cawagubnya.
Siapa yang diusung Demokrat di Pilgub Kaltim ditunggu-tunggu lantaran kedua kandidat yang sudah diusung Syaharie Jaang dan Walikota Balikpapan Rizal Effendi dikriminalisasi dengan dilaporkan ke pihak kepolisian atas kasus yang berbeda.
Syaharie Jaang diperiksa terkait terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 551.21/083/HK-KS/II/2016 tentang Penetapan Pengelola Tarif dan Struktur Parkir pada Area Pelabuhan Peti Kemas, Palaran atas nama KSU PDIB.
Sementara Rizal Effendi juga dipolisikan dalam dugaan tindak pidana korupsi Rumah Potong Ayam (RPU) di Kilometer 13, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.
SBY pun tetap menyebutkan nama pendamping Syaharie Jaang dengan sosok yang tidak diduga sebelumnya.
“Kasus di Kaltim menyadarkan kita semoga demokrasi di Indonesia semakin adil. Pak Syaharie Jaang akan bersama Awang Ferdian Hidayat yang diusung PD, PPP, PKB, dan Nasional Demokrat,” ucap SBY.