Pilpres 2019

Survei KedaiKOPI Ungkap Deretan Nama Cawapres Dampingi Jokowi dan Prabowo

Tokoh-tokoh ini dipersepsi sebagai santri yang mampu menduduki jabatan wakil presiden terutama untuk Pak Jokowi

Survei KedaiKOPI Ungkap Deretan Nama Cawapres Dampingi Jokowi dan Prabowo
Media Sekretariat Presiden/Media Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, tampak hadir juga putra sulungnya, Gibran Rakabuming beserta Selvi Ananda. untuk mengajak cucunya, Jan Ethes, mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Minggu (8/7/2018). (Media Sekretariat Presiden) *** Local Caption *** , 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei terbaru dari Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) mengungkap deretan nama Calon Wakil Presiden dari kalangan santri untuk dijadikan pendamping Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto di Pilpires 2019.

Karena baik Jokowi maupun Prabowo menurut Hasil survei terbaru dari Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia), dinilai rendah pada aspek religiusitas.

Untuk itu menurut peneliti KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo, perlu figur santri sebagai Cawapres.

"Kedua nya dinilai rendah pada aspek religiusitas," jelas Kunto, kepada Tribunnews.com, Rabu (11/7/2018).

Berikut nama-nama cawapres dari kalangan santri berdasarkan survei KedaiKOPI.

Teratas dalam daftar adalah TGB Zainul Majdi (34,1%), diikuti oleh Romahurmuziy (27%), Muhaimin Iskandar (22,9%), Mohammad Mahfud MD (7%), Dien Syamsudin (6,1%), dan Said Aqil Siroj (2,9%).

"Tokoh-tokoh ini dipersepsi sebagai santri yang mampu menduduki jabatan wakil presiden terutama untuk Pak Jokowi," ujar Kunto.

Survei ini juga menemukan pertimbangan utama dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, yakni karakter atau kepribadian capres dan cawapres.

Dari 12 kata sifat dan kepribadian, Jokowi dinilai santun, merakyat, dan humoris.

Sedangkan Prabowo Subianto dipersepsi berpengetahuan luas, tegas, dan mengobarkan semangat. (*)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help