Suap Proyek PLTU Riau 1

‎Eni Saragih Tenang Saat Beberkan Kasus Proyek PLTU Riau-1 di Pengadilan Tipikor

Eni tidak ragu-ragu menceritakan awal mula dirinya dipanggil oleh Setya Novanto ke ruangan, saat jabatan Setya Novanto masih Ketua Fraksi.

‎Eni Saragih Tenang Saat Beberkan Kasus Proyek PLTU Riau-1 di Pengadilan Tipikor
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Eni Maulani Saragih 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih menjadi saksi fakta pertama yang dihadirkan jaksa KPK di sidang lanjutan kasus yang sama untuk terdakwa Johanes Budisutrisni Kotjo, pemegang saham PT Blackgold Natural Resources, Kamis (11/10/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Selama kurang lebih lima jam, Eni yang juga mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini hadir di persidangan.

Perempuan berkaca mata ini tampak santai dan tenang mengungkan apa yang dia ketahui maupun dengar soal proyek dengan nilai 900 juta dollar AS itu.

Baca: Selain Uang 1,5 Juta USD, Eni Saragih Juga Dijanjikan Saham

Pantauan ‎Tribunnews.com, Eni yang menggunakan hijab hitam tampak tenang dan lancar menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh jaksa KPK, majelis hakim maupun pengacara terdakwa Kotjo.

Setiap pertanyaan selalu dijawab oleh Eni. Eni tidak sekalipun gugup apalagi gelagapan dengan cecaran jaksa atau majelis hakim. ‎

Terlebih, Eni tidak pula menjawab lupa atau tidak tahu.

Point-point Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang kembali dibacakan oleh majelis hakim maupun jaksa KPK, seluruhnya diakui dan dibenarkan oleh Eni.

Eni tidak ragu-ragu menceritakan awal mula dirinya dipanggil oleh Setya Novanto ke ruangan, saat jabatan Setya Novanto masih Ketua Fraksi Partai Golkar.

Disana Eni mengakui diperintah Setya Novanto untuk mengawal proyek PLTU Riau-1. Sebagai anak buah, Eni pun mengamini perintah Ketua Partainya.

Nama anak Setya Novanto, Rheza turut diseret oleh Eni. Menurutnya, Rheza yang mengatur pertemuan Eni dengan Kotjo di Hotel.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved