Sabtu, 30 Agustus 2025

Presiden Jokowi Nilai Pentingnya Pembangunan di Seluruh Nusantara

Presiden Joko Widodo menyampaikan perlunya pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Nusantara.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan perlunya pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Nusantara dilakukan dengan harapan agar keterhubungan antarwilayah menjadi lebih meningkat.

Keterhubungan antarwilayah itu, kata Jokowi, pada gilirannya akan menyatukan seluruh daerah di Tanah Air sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan.

"Kenapa harus sambung menyambung? Supaya persatuan kita sebagai sebuah negara besar itu bisa disatukan. Jadi yang namanya membangun infrastruktur bukan hanya urusan ekonomi tetapi juga urusan persatuan bangsa Indonesia sebagai sebuah bangsa besar," ujar Jokowi sesuai keterangan pers Biro Pers Istana Kepresidenan, Kamis (6/12/2018).

Jokowi mengatkan, persoalan keterhubungan di negara Indonesia yang memiliki belasan ribu pulau memang menjadi persoalan tersendiri.

Terlebih, lanjut Jokowi, masih banyak wilayah yang belum menikmati infrastruktur yang sebaik di Pulau Jawa.

Di Papua misalnya, Jokowi mengatakan ketiadaan infrastruktur jalan yang baik menyebabkan lamanya waktu tempuh.

Tak jarang, kata Jokowi, perjalanan yang semestinya dapat ditempuh hanya dalam beberapa jam saja dapat memakan waktu hingga berhari-hari.

"Di Indonesia bagian timur, di Papua, jalan (rusak) seperti ini banyak sekali. Masak hanya 120 kilometer memakan waktu dua atau tiga hari baru sampai. Harus menginap, harus masak di jalan. Inilah pentingnya infrastruktur," tutur Jokowi.

Jokowi mengatakan, meski baru-baru ini pembangunan di Papua sempat terhambat dengan adanya kelompok kriminal bersenjata, hal itu tak menyurutkan langkah pemerintah untuk terus membangun Papua dan wilayah-wilayah lain di Indonesia agar dapat saling terhubung.

"Orang Aceh harus kenal orang Papua, orang Papua harus kenal orang Kalimantan, orang Kalimantan harus kenal orang Jawa, orang Jawa harus kenal orang Sulawesi karena memang negara ini adalah negara besar," kata Jokowi.(Tribunnews.com / Seno Tri Sulistiyono)

Baca: Bahas Keberhasilan Pemimpin, Ferdinand Tertawakan Dedi Mulyadi: Agak Menghiperbola Jokowi

Baca: Ketika Warganet Lebih Sering Ngomongin Jokowi Daripada Prabowo di Twitter

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan