‎Pesan Laode M Syarif untuk Pimpinan KPK Jilid V

Desember 2019 ini era kepemimpinan KPK jilid IV yang dikomandani oleh Agus Rahadjo dkk bakal segera berakhir.

‎Pesan Laode M Syarif untuk Pimpinan KPK Jilid V
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi: Penyidik KPK disaksikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menunjukkan barang bukti operasi tangkap tangan (OTT) Ketua Umumm PPP Romahurmuziy, di gedung KPK Jakarta, Sabtu (16/3/2019). KPK menetapkan tiga tersangka terkait OTT dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) dengan barang bukti uang Rp 156 juta. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Desember 2019 ini era kepemimpinan KPK jilid IV yang dikomandani oleh Agus Rahadjo dkk bakal segera berakhir.

Wakil Pimpinan KPK, Laode M Syarif berharap kepemimpinan selanjutnya bisa lebih baik dibandingkan era jilid I, II, III, maupun IV.

Khusus pada para calon pimpinan KPK jilid V, Laode meminta dibawah kepemimpinan yang baru, makin banyak kasus-kasus megakorupsi yang diungkap.

Utamanya kasus-kasus yang melibatkan korporasi sebagai tersangka.

Terlebih baru di era kepemimpinan Agus Rahardjo, Laode M Syarif, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang dan Alexander Mawarta ‎KPK perdana menetapkan tersangka korporasi.

Baca: Cerita Cinta Prada DP dan Vera Oktaria Sebelum Pembunuhan Sadis Terjadi

Baca: Anggap Banyak Kecurangan, BPD Prabowo-Sandi Kalbar Tolak Tanda Tangani Hasil Pleno

Baca: Palung Mariana: Menyelam hampir 11 kilometer di bawah laut, kantong plastik ditemukan

Baca: Diumumkan Tahun Ini, ‎Ibu Kota Baru Tidak Didesain Jadi Kota Besar

"Ke depan kasus korupsi lebih banyak diungkap lagi, ‎yang libatkan korporasi juga. Lalu cabang-cabang Komisi Pemberantasan Korupsi .

Kami sekarang mendirikan koordinator wilayah ada 9, yang akan datang mudah-mudahan bisa lebih," tambahnya, Selasa (14/5/2019).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat jumpa pers terkait operasi tangkap tangan Ketua Umumm PPP Romahurmuziy, di gedung KPK Jakarta, Sabtu (16/3/2019). KPK menetapkan tiga tersangka terkait OTT  dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) dengan barang bukti uang Rp 156 juta. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif  (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Seperti diketahui, lembaga-lembaga pemerhati korupsi mendesak Presiden Jokowi segera membentuk Pansel calon pimpinan KPK.

Ini seiringan dengan akan berakhirnya kepemimpinan KPK jilid IV di Desember 2019.

Presiden Jokowi juga telah berjanji dalam pekan ini bakal membentuk Pansel calon pimpinan KPK.‎

Orang nomor satu di Indonesia itu mengaku sudah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi anggota Pansel.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved