Pilpres 2019

Menristekdikti: Alumni Bebas Mendukung Pasangan Calon Presiden, Universitas Tidak Boleh

Menristekdikti Mohamad Nasir tidak mempersoalkan para alumni dari universitas mendukung satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Menristekdikti: Alumni Bebas Mendukung Pasangan Calon Presiden, Universitas Tidak Boleh
Rina Ayu/Tribunnews.com
Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M.Nasir, di Gedung D, Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, (10/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir tidak mempersoalkan para alumni dari universitas mendukung satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Urusan alumni bukan urusan kami (Kemenristekdikti), itu pribadi silakan," ucap M Nasir di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Baca: Sandiaga Uno Bocorkan Isi Pidato yang Akan Disampaikan Prabowo Subianto, Fokus Pada 5 Isu Utama

Nasir mengatakan, ketika para alumni dari berbagai universitas memberikan dukungan kepada satu calon presiden dan calon wakil presiden, tidak berarti mewakili universitasnya.

"Kalau alumni pasti membawa kampusnya, apakah universitas A, B, C tapi dia bukan berarti mewakili universitasnya," kata Nasir.

Sementara untuk universitasnya sendiri, kata Nasir, jelas tidak dibolehkan berpolitik praktis dan mendukung capres dan cawapres dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kalau universitasnya enggak boleh," ujarnya.

Baca: Tragedi Sirkuit Sentul, Pebalap Iqbal Hakim Tewas saat Latihan Track dengan Mengendarai Ducati

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyentil kelompok-kelompok alumni universitas yang secara terbuka mendukung salah satu capres-cawapres.

Dalam sebuah forum perhimpunan alumni PTN Indonesia, Jusuf Kalla mengingatkan, ada baiknya jika ingin mendukung calon nomor urut 01 atau 02, tak membawa nama almamater.

Ia beralasan, meski setiap orang memiliki hak untuk mendukung calon manapun, namun tetap nama universitas harus netral.

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved