Jangan Tatap Mata Monyet di Jembatan Ngujang

"Monyet-monyet itu tidak berbahaya asalkan jangan menatap langsung matanya. Kalau dilihat, biasa melawan," pesan Tajudin

Jangan Tatap Mata Monyet di Jembatan Ngujang
surya/yuli ahmada
Puluhan monyet biasa berkeliaran di tepi jalan raya di sekitar jembatan Kali Brantas, Desa Ngujang, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

Laporan Wartawan Surya,Yuli Ahmada

TRIBUNNEWS.COM,TULUNGAGUNG - Mungkin hanya di Tulungagung, belasan bahkan puluhan monyet biasa berkeliaran di tepi jalan raya.

Tepatnya di sekitar jembatan Kali Brantas, Desa Ngujang, Kecamatan Ngantru.

Jembatan itu satu-satunya akses terbaik untuk masuk kawasan kota Tulungagung dari arah Surabaya melalui Kediri.

Habitat monyet liar itu sebetulnya di kompleks pemakaman umum yang sebagian terdapat nisan jenazah warga Belanda era kolonial.

Jarak kompleks makam dengan jembatan sangat dekat. Itu sebabnya, monyet-monyet di sana sering keluar dari kompleks makam, lalu berloncatan di pagar jembatan.

"Monyet-monyet itu tidak berbahaya asalkan jangan menatap langsung matanya. Kalau dia merasa dilihat langsung, biasanya maneni, melawan," pesan Tajudin, warga Pucung Lor, Kecamatan Ngantru, Jumat (10/5/2013).

Betulkah demikian? SURYA Online (Tribunnews.com Network) mencoba lewat jembatan tersebut dan memang begitu tabiat monyet-monyet liar itu.

Meski hanya sebentar dilihat, satu dari belasan monyet di lajur pejalan kaki di atas jembatan itu, ancang-ancang melompat.

Monyet-monyet liar itu juga bereaksi serupa pada pengguna jalan yang menatapnya.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved