Selasa, 28 April 2026

Korban Longsor Masih Bertahan di Rumah

Selain menimbun 10 titik Jalan Cikajang - Singajaya, longsor pun menimbun sebuah rumah warga di Kampung Jangkar, Desa Bojong

Tayang:
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM GARUT,  - Selain menimbun 10 titik Jalan Cikajang - Singajaya, longsor pun menimbun sebuah rumah warga di Kampung Jangkar, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kamis (25/7/2013). Beruntung, para penghuni rumah selamat.

Camat Banjarwangi, Dadang Herawan, mengatakan longsor menimpa rumah Udis (50) sekitar pukul 01.00. Longsor dari tebing dengan kemiringan 90 derajat ini merusak sebagian dinding rumahnya.

"Terdapat enam orang yang tinggal di rumah itu. Mereka berhasil selamat dan sekarang masih bertahan di ruangan lainnya di rumah itu yang tidak tertimbun longsor," kata Dadang.

Dadang mengatakan longsor biasanya terjadi di sekitar tebing yang lahan di puncaknya telah beralih fungsi menjadi sawah, kolam, atau lahan pertanian. Dadang mengimbau warga untuk tidak membangun rumah di pinggir tebing.

Dadang Herawan mengatakan 10 titik longsor pun sempat memutuskan Jalan Cikajang-Singajaya. Beruntung, longsor yang hampir serempak terjadi antara pukul 01.00 sampai 02.00 ini tidak menelan korban.

"Dari 10 titik longsor yang menutup badan jalan, terdapat dua titik longsor terbesar dengan tinggi lima meter dan panjang tujuh meter, di Blok Cikacenang Desa Tanjungjaya. Jalan pun tertutup material longsor dan kendaraan tidak bisa melintas," kata Dadang, Kamis (25/7).

Menurutnya, setelah longsor dari tebing sepanjang pinggir jalan itu terjadi, warga langsung berusaha membersihkan jalan dari longsoran. Selain mengunakan peralatan pertanian, dua kendaraan buldoser akan membantu evakuasi longsor.

Walaupun sudah bisa dilalui kendaraan, tuturnya, jalan masih ditutupi lumpur yang cukup tebal. Karenanya, cukup banyak kendaraan yang terpeleset di atas longsoran. Lumpur dan longsor berasal dari lahan pertanian sayuran di atas tebing. Saluran air dari lahan pertanian yang diarahkan menuju jalan ini menyebabkan longsor.

"Lahan pertanian terdapat di atas tebing pinggir jalan sepanjang sekitar sembilan kilometer, di Desa Tanjungjaya, Talagajaya, dan Wangunjaya. Ini sudah biasa terjadi, kalau kemarau dan tiba-tiba hujan besar, pasti longsor," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved