Penangkapan Terduga Teroris

Terduga Teroris Enggan Pasang Bendera Merah Putih Saat HUT Kemerdekaan

Woto mengaku pernah membelikan bendera merah putih dan memasangkan bendera itu di depan rumah Im namun justru diminta untuk menurunkan bendera itu

Terduga Teroris Enggan Pasang Bendera Merah Putih Saat HUT Kemerdekaan
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Sejumlah polisi berjaga di depan toko obat di Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Minggu, 3 Juni 2018. Toko tersebut diduga ditinggali terduga teroris berinisial Uj. 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Dua terduga teroris yakni Uj dan Im yang tertangkap di wilayah Pekon Waringin Sari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu dikenal tertutup dan kurang bersosialisasi di lingkungan sekitarnya.

Kepala Pekon Waringinsari Barat Woto Siswoyo mengatakan,  Uj dan Im tidak pernah aktif di kegiatan pekon.

Bahkan menghadiri kegiatan saudaranya sendiri seperti kendurian atau hajatan pun tak datang.

"Pada pengajian umum tidak pernah kelihatan juga," tutur Woto, Minggu (3/6).

Uj dan Im sendiri sudah lama tinggal di Pekon Waringin Sari Barat.

Im berasal dari Pati, Jawa Tengah sedangkan Uj dari Brebes Jawa Tengah.

Keduanya menikah dengan warga Pekon Waringin Sari Barat dan menetap sudah puluhan tahun di sana.

Diteruskan dia, Uj dan Im memang sangat berbeda dari warga lainnya.

Salah satunya terlihat dari sikap mereka yang tidak pernah mau memasang bendera merah putih saat peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Woto mengaku pernah membelikan bendera merah putih dan memasangkan bendera itu di depan rumah Im namun justru diminta untuk menurunkan bendera tersebut.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help