Ibu Hamil 9 Bulan Meninggal di RSUD Pangkep, Keluarga Berencana Tuntut Pihak RS
Seorang ibu yang tengah hamil 9 bulan, meninggal dunia saat dirawat di RSUD Pangkep. Pihak keluarga berencana akan menuntut pihak RS.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, PANGKAJENE - Seorang ibu yang tengah hamil 9 bulan, meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSU Pangkep, Kamis (21/3/2019).
Nama pasien tersebut adalah Dian Kurnia Yun Artanti yang meninggal ketika menjalani perawatan di RSUD Pangkep.
Keluarga Dian berencana menuntut pihak RSUD Pangkep.
Keluarga almarhumah Dian, Ihsan Razak menjelaskan Dian adalah Pegawai Negeri Sipil Pangkep yang sedang mengandung sembilan bulan.
Sesuai pemeriksaan Rumah Sakit Ibu dan Anak di Makassar, Dian didiagnosa mengalami plasenta previa yaitu sebagian atau seluruh plasenta menutupi jalan lahir bayi.
Sehingga kemungkinan akan dilakukan operasi sesar.
Berikut kronologis kejadiannya.
"Usia kandungan saat itu memasuki sembilan bulan, dan almarhumah selalu memeriksakan kandungannya di Makassar," kata Ihsan kepada Tribunpangkep.com, Kamis (21/3/2019).
Pada Minggu 17 Maret 2019, pukul 17.00 Wita, almarhumah mengalami sesak napas karena kembung serta merasa sakit apabila perutnya disentuh.
"Suami almarhumah menelepon ambulans 911 Dinas Kesehatan, lalu dijemput dan dibawa menuju RSUD Pangkep," ujar Ihsan.
Disuntik Obat Asma
Setiba di IGD RSUD Pangkep, menurut Ihsan perawat menangani sambil menanyakan pengurusan administrasi KTP, KK dan Kartu BPJS almarhumah.
"Keluarga juga memberikan hasil pemeriksaan rutin almarhumah di RS Ibu dan Anak Ananda," ujar ihsan.
Korban kemudian ditangani dengan diinfus dan oksigen. Berdasarkan pemeriksaan, korban sempat diberikan obat sesak napas.
"Saat itu korban sempat bertanya ke perawat obat apa yang mau disuntikkan ke tubuhnya, sedangkan dia tidak ada riwayat asma," kata Ihsan.
"Kata dokter jaga obat itu untuk mengurangi sesak napas dan kondisi dia terjadi penurunan tekanan darah," lanjut Ihsan.