Minggu, 31 Agustus 2025

Drama Baku Tembak Polisi dengan Komplotan Perampok di Lampung, Seorang Ibu Nyaris Tertembus Peluru

Aksi baku tembak antara polisi dengan perampok di Kota Bandar Lampung, seorang ibu nyaris tertembus timah panas

Kompas
ilustrasi penembakan 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Dua pelaku perampokan sadis terpaksa ditembak mati oleh aparat kepolisian dari Polda Lampung karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap pada Kamis (28/3/2019) beberapa hari lalu.

Peristiwa penangkapan tersebut diwarnai drama baku tembak antara polisi dengan perampok di Jalan Purnawirawan 6A Gunung Terang, Langkapura, Kota Bandar Lampung.

Baca: Polisi Sebut Tersangka Perampokan di Jembatan Besi Jakbar Positif Gunakan Narkoba

Kedua perampok sadis tersebut akhirnya tewas ditembus timah panas.

Kasubdit III Jatanras Polda Lampung, AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, kedua tersangka dikenal nekat dan tak segan melukai korbannya.

Keduanya merupakan jaringan spesialis pencurian rumah kosong.

"Yang di Jalan Nusantara, juga mereka berdua. Jadi, mereka ini pemetik yang memang incar rumah kosong. Kalau tepergok, akan melakukan kekerasan," tuturnya.

Baca: Mayat Bayi yang Ditemukan Terbakar di Tumpukan Sampah Diduga Baru Dilahirkan

Dari tujuh TKP, kata Ruli, kedua tersangka pernah melakukan aksi pencurian di Bilabong, Kemiling.

"Di Bilabong ini, pelaku sempat menyandera anak pemilik rumah. Kejadian ini pada bulan Januari," paparnya.

Seorang Ibu Nyaris Ditembak

Drama baku tembak polisi dan penjahat di Bandar Lampung ternyata memiliki kisah heroik.

Polisi menyelamatkan nyawa seorang ibu yang ditembaki penjahat saat buka pintu rumah.

Baca: Perampokan Bermodus Ajakan Kencan, Barbie Jadi Pemancing, Cari Korban Mengaku Janda Lewat Medsos

Kejadian menegangkan polisi menyelamatkan seorang ibu yang ditembaki penjahat berlangsung sebelum aksi baku tembak polisi dan penjahat terjadi.

Peristiwa baku tembak polisi dan penjahat terjadi di Jalan Purnawirawan 6A Gunung Terang, Langkapura, Kota Bandar Lampung, pada Kamis (28/3/2019).

Kedua penjahat tersebut akhirnya tewas tertembus timah panas.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Adrian Indra Nurinta menuturkan, kedua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) bernama Dedy Irawan (37) dan Hendri (36).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan