Sambut Era Digital, Aplikasi APAPO Pecah Antrian Pembuatan Paspor di Imigrasi Surakarta

Efektifitas penggunaan aplikasi kini sudah sangat terasa manfaatnya, salah satunya di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta.

Sambut Era Digital, Aplikasi APAPO Pecah Antrian Pembuatan Paspor di Imigrasi Surakarta
Istimewa
Oky Syachputra Amd.Im, Kepala Subseksi Taeknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, SURAKARTA – Masyarakat yang ingin membuat paspor baru atau melakukan perpanjangan paspor kini tak perlu bersusah payah lagi untuk melakukan pengurusan paspor di kantor Imigrasi.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, telah merilis aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO), sejak awal tahun 2019 lalu.

Efektifitas penggunaan aplikasi kini sudah sangat terasa manfaatnya, salah satunya di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Surakarta.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk meningkatkan pelayanan dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat. Terobosan ini dilakukan juga sebagai upaya kami menyambut era yang sudah serba digital,” Kata Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Oky Syachputra.

Manfaat terbesar dari penggunaan Aplikasi APAPO ini adalah terpecahnya antrian yang biasanya terjadi di setiap kantor Imigrasi.

“Kini tidak ada lagi antrian Panjang di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. Pengurusan Paspor juga bisa berjalan dengan proses yang cepat,” kata Oky.

Aplikasi APAPO merupakan pembaruan dari aplikasi lama yang bernama "Antrean Paspor" yang juga dikeluarkan oleh Ditjen Imigrasi RI.

Bedanya, aplikasi ini dilengkapi dengan fitur baru yang lebih aman dan lebih baik.

APAPO berguna untuk mempermudah publik yang ingin mendaftar permohonan pembuatan paspor secara online.

Melalui aplikasi ini, pemohon bisa menentukan waktu datang ke kantor Imigrasi.

Dengan menggunakan APAPO, para pemohon hanya tinggal datang sesuai dengan jam dan tanggal yang sudah ditentukan.

Aplikasi APAPO bisa diunduh oleh pengguna ponsel baik yang berbasis Androi maupun ponsel berbasis iOS.

Penulis: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved