4 Turis Asing Nekat Mendaki Gunung Agung, 1 Turis Rusia harus Dijemput karena Cidera

4 turis asing nekat mendaki Gunung Agung Kamis (24/1/2019), satu diantara keempat turis harus dilakukan penjemputan karena diduga mengalami cidera.

4 Turis Asing Nekat Mendaki Gunung Agung, 1 Turis Rusia harus Dijemput karena Cidera
Basarnas
Seorang warga negara (WN) Rusia, Aleksander (28) yang sebelumnya dikabarkan hilang saat mendaki di Gunung Agung, Karangasem, Bali, Kamis (24/1/2019), akhirnya sudah ditemukan. 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Empat turis asing yang berasal dari Rusia, Perancis, dan Ukraina nekat mendaki Gunung Agung, Kamis (24/1/2019) pagi, kemarin.

Dari keempat turis tersebut yang berhasil kembali ke Pos Gunung Agung hanya tiga orang yaitu Jhon(32), sergey (30) dan Alvis (26).

Bule Asal Rusia Aleksander (28) saat itu dikabarkan hilang.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan pertolongan Basarnas, Ida Bagus Surya, mengaku pihaknya masih dalam tahap pencatatan.

"Ada empat orang yang melakukan pendakian. mereka berangkatnya kemarin (24/1/2019) jam 10.00 WITA dan kembali malam tadi. Tapi yang kembali baru tiga orang, satu orang diketahui belum kembali. Atas nama Aleksander dari Rusia," jelasnya sore ini, dikutip Tribunnews.com dari Tribun-Bali.com.

Baca: Bule Rusia Pendaki Gunung Agung yang Dikabarkan Hilang Akhirnya Ditemukan

Sebelumnya, turis Rusia itu cedera kemudian ditinggal sejenak oleh tiga temannya untuk melanjutkan perjalanan.

"Namun ketiganya kembali turun tidak menemukan temannya yang asal Rusia tersebut. Mereka turun ke Polsek Rendang dan melaporkan hal itu sekitar pukul 23.00 WITA," ungkapnya.

Setelah dilakukan pencarian, turis asing asal Rusia tersebut akhirnya ditemukan.

"Sudah, sudah ditemukan pagi tadi sekitar jam 10.00 WITA, kita kasih makan dulu sebelum penjemputan. Tapi kita arahkan penjemputannya ke arah Pura Tunggul untuk lebih efisien waktunya dan aksesnya lebih cepat ke situ," ungkap Ida Bagus Surya.

Saat ditemukan turis Rusia tersebut dalam kondisi sehat dan bisa jalan.

"Cuma kita beri perban di kaki kirinya yang terkilir itu. Pas ketemu kita beri makan dulu. Kemudian berangkat lagi menuju akses penjemputan terdekat itu," ujarnya.

Ketika ditanya alasan mereka naik ke atas, Ida Bagus mengatakan bahwa mereka nekat naik tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu.

"Dia curi-curi waktu gitu, padahal kan kalau dilihat dari pemberitahuan PVMBG masyarakat di sana pun dilarang beraktivitas radius 4 km dari Gunung Agung. Saat ini kan level siaga III," jelasnya.

Ida Bagus Surya mengimbau kepada warga sekitar jika melihat ada bule-bule membawa tas agar ditanyai dengan jelas.(*)

(Laporan Wartawan Tribun Bali: Busrah Ardans)

Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Fathul Amanah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved