Sabtu, 30 Agustus 2025

Alasan Atalarik Syah Enggan Berbagi Hak Asuh Anak dengan Tsania Marwa

Atalarik Syah menanggapi keinginan Tsania Marwa, yang ingin berbagi waktu mengasuh anak mereka. Saat ini hak asuh anak ada padanya.

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Atalarik Syach saat ditemui di kawasan Legenda Wisata, Cibubur Jawa Barat, Senin (6/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Atalarik Syah menanggapi keinginan Tsania Marwa, yang ingin berbagi waktu mengasuh anak mereka.

Sebagai pihak yang mendapat hak asuh kedua anaknya, Atalarik Syah rupanya tak ingin meluluskan keinginan mantan istrinya tersebut.

Sebab, menurut Atalarik Syah, hal tersebut tak akan baik untuk kondisi kedua anaknya.

"Bagi-bagi anak gimana? Memang anak bisa dibagi-bagi, ya enggak bisalah. Anak itu tetap enggak boleh hidup karena perceraian, jadi membuat mereka bingung. Jadi dibina dengan keadaan double standard," tutur Atalarik Syah saat ditemui di kawasan Legenda Wisata, Cibubur Jawa Barat, Senin (6/5/2019).

Baca: Putus Komunikasi dengan Tsania Marwa, Atalarik Syah Ingin Buka Silaturahmi dengan Itikad Baik

"Kan yang di sana mengerti, yang di sana kan sarjana psikologi pasti mengerti," lanjutnya.

Atalarik Syah menjelaskan kedua anaknya saat ini hidup dalam kondisi double standard. Itu akan membuat anak-anaknya menjadi bingung.

"Kalau anak dalam keadaan perceraian tidak boleh ada dalam kondisi double standard nanti mereka harus patuh yang mana? Harus mengikuti perintah siapa? Jangan jadinya beradu, anak-anak jangan dibuat bingung," terang Atalarik Syah.

Atalarik Syach dan Tsania Marwa tengah menjalani persidangan gugatan hak asuh anak yang diajukan Tsania Marwa.

Marwa sempat mengucapakan keinginannya untuk bisa berbagi hari dengan Atalarik dalam mengasuh anak-anaknya.

Namun, Atalarik Syach tak setuju dengan keinginan mantan istrinya itu.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan