Tribunners / Citizen Journalism

5 Rekomendasi KPAI Selesaikan Kasus Siswa yang Lecehkan Guru di Gresik

Namun, sanksi menghukum sholat akan menimbulkan salah persepsi anak terkait makna sholat.

5 Rekomendasi KPAI Selesaikan Kasus Siswa yang Lecehkan Guru di Gresik
kompas.com/Hamzah Arfah
Hanya Pasrah Saat Ditantang Siswa yang Nekat Merokok di Kelas, Guru Honorer, Nur Khalim Beberkan Sifat Asli Muridnya 

Oleh: Retno Listyarti
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi Polres Gresik yang sudah bertindak cepat dan berhasil memfasilitasi penyelesaian kasus “siswa SMP di Gresik yang merokok di kelas dan menantang guru yang menegurnya”, sehinga tercapai perdamaian dan si siwa sudah meminta maaf kepada gurunya.

Namun, KPAI menyesalkan sanksi yang diberikan pihak sekolah kepada anak pelaku berpotensi kuat tidak memberikan efek jera dan dapat menjadi presiden buruk bagi kasus-kasus serupa di masa mendatang.

Pertama, dari keterangan Kepala Sekolah diinfokan bahwa siswa pelaku dijatuhi sanksi berupa “wajib sholat berjamaah selama tiga hari berturut-turut”. Sanksi semacam ini niatnya baik, yaitu untuk mendidik agama siswa yang bersangkutan.

Baca: Hotman Paris Sumbang Pak Alim Guru yang Ditantang Murid: Agar Bajunya Rapi dan Berwibawa di Kelas

Namun, sanksi menghukum sholat akan menimbulkan salah persepsi anak terkait makna sholat.

Sholat yang semestinya dilakukan dengan kesadaran sebagai cermin ketaatan manusia kepada Tuhannya akan diartikan si anak sebagai hukuman.

Orang yang melakukan sholat bisa dipersepsikan sedang dihukum.

Ini jelas menyalahi makna dan kekhimatan sholat itu sendiri. Selain itu, hukuman semcam ini kemungkinan tidak menimbulkan efek jera pada anak yang bersangkutan.

Kedua, Ketika KPAI menanyakan kepada Kepala Sekolah, apakah sanksi semacam itu ada dalam aturan sekolah? Ternyata jawabannya tidak ada.

Sanksi dalam aturan sekolah untuk siswa yang melawan guru adalah melakukan push-up sebanyak 20 kali.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved